KAPANLAGI NETWORK
MORE

Biarkan Mereka Menangis

Senin, 07 Desember 2009 07:00 Penulis:
@flickr
Vemale.com - Mungkin sebagian dari diri Anda ada yang mengangguk setuju, namun ada pula yang menggeleng kencang-kencang tanda tak setuju.

Bahkan mungkin, kini Anda mempunyai suami yang sejak kecil dididik untuk anti menangis, sehingga tak sekalipun Anda pernah melihat ia menangis, bahkan saat anggota keluarga terdekatnya meninggal dunia.

Kini Anda melihat bahwa suami Anda mulai mendidik putera semata wayang Anda untuk mempercayai hal yang sama,"pria tidak boleh menangis."

Siapa bilang bahwa pria tidak boleh menangis? Jika mereka tidak boleh menangis, maka seharusnya mereka juga tidak boleh tertawa. Sebab, baik menangis maupun tertawa, keduanya merupakan emosi yang nyata dan pasti dirasakan oleh setiap makhluk yang namanya manusia.

Kita tidak boleh lupa bahwa lepas dari gender yang ada, pria maupun wanita adalah pribadi yang utuh, memiliki kehendak, pikiran, emosi, keinginan, dan sebagainya.

Menangis sama nyatanya dengan tertawa. Jika seseorang boleh tertawa, lalu mengapa dia dilarang untuk menangis?!

Oleh karena itu, bagi Anda yang saat ini memiliki putra (atau putri), janganlah gampang mengatakan "Jangan menangis!" pada mereka. Berikan kepada mereka kesempatan dan kebebasan untuk menjadi manusia seutuhnya, merasakan dan berani mengungkapkan setiap emosi yang mereka rasakan.

Perlakukan mereka sebagai manusia dan bukan robot yang tahan banting.

Bagi Anda yang mendapat ajaran 'dilarang menangis', ingatlah bahwa Anda pun boleh menangis. Menangis merupakan salah satu obat yang manjur bagi pemulihan jiwa, sama berkhasiatnya dengan tertawa.

Ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa. Untuk segala sesuatunya, ada waktunya. (vem/meg)
KOMENTAR PEMBACA
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI PILIHAN
Video Skrin.id : Anak Artis Season 3 Ada Apa Dengan Yogyakarta
PRODUK REKOMENDASI