Capsaicin - Si Pedas Pelangsing Tubuh

Selasa, 12 November 2013 21:36

(c) shutterstock

Vemale.com - Tahukah Anda mengapa cabai terasa membakar lidah dan membuat Anda berkeringat? Itu karena kandungan antioksidan bernama capsaicin. Apa itu capsaicin, Ladies?

Capsaicin adalah senyawa tanpa rasa dan tanpa bau yang bisa ditemukan dalam beragam cabai termasuk paprika. Semakin banyak kandungan capsaicin, semakin pedas pula rasa cabai, dan semakin tinggi jumlah anti oksidan yang dikandungnya. Cabai merah memang pedas, tapi cabai hijau juga tidak kalah
pedas. Jadi, kita tidak bisa menebak-nebak kandungan capsaicin dari warna cabai.
Pada awalnya, capsaicin merupakan bentuk adaptasi cabai untuk pertahanan dirinya agar tidak dimakan oleh hewan. Saat kita makan, capsaicin akan menyerang reseptor syaraf di lidah dan menimbulkan sensasi terbakar. Tapi bila sering memakannya, lidah akan semakin terbiasa. Sensasi pedas ini membuat otak kita melepaskan endorphin, sehingga terasa enak. Itulah sebabnya banyak orang ketagihan rasa pedas.

Dalam dunia kesehatan, capsaicin sering dipakai sebagai salah satu kandungan obat pelangsing. Capsaicin dimanfaatkan untuk membantu menaikkan metabolisme dan menurunkan berat badan.

Capsaicin diketahui dapat mengontrol nafsu makan sehingga sangat berguna bagi orang-orang yang sedang melakukan program penurunan berat badan. Selain itu, capsaicin dapat menaikkan suhu tubuh sehingga dapat meningkatkan jumlah kalori yang terbakar.

Menurut WebMD.com, sebuah penelitian di UCLA telah membuktikan bahwa capsaicin dapat dipakai untuk membantu pasien obesitas yang harus menjalankan diet rendah kalori. Pada saat melakukan diet rendah kalori, metabolisme tubuh kita akan turun 10% hingga 15% dan olahraga tidak akan mudah menaikkan levelnya.

Dari penelitian ini dibuktikan bahwa capsaicin tidak hanya dapat menaikkan level metabolisme, tetapi juga dapat menambah jumlah kalori yang dibakar. Selain itu, capsaicin juga membantu pasien mengontrol nafsu makan mereka.

Walaupun sudah terbukti efektif untuk diet, Anda tetap harus ingat bahwa capsaicin hanya suplemen pembantu diet. Hasil diet tidak akan maksimal jika kita tidak mengatur pola makan dan berolahraga dengan teratur.

Oleh: Ayu Liskinasih

(vem/rsk)






ARTIKEL TERKAIT - TANAMAN OBAT
 1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  Next  Last 


© 2003-2018 Vemale.com. Hak cipta dilindungi undang-undang.