Sukses

Lifestyle

Merayakan Kemerdekaan Diri dengan Berhenti Bertanya 'Kapan'

Besok Indonesia memperingati hari kemerdekaannya yang 72 tahun. Mendekati tiga perempat abad Indonesia merdeka, benarkah kita sebagai wanita sudah merdeka? Benarkah kita sudah 'merdeka' dalam arti yang sebenarnya. Masih sering mendapatkan pertanyaan kapan? Kapan lulus? Kapan mulai bekerja? Kapan menikah? Kapan punya anak? Kapan punya rumah sendiri dan pertanyaan kapan yang dikemas manis tapi membuat hati miris.

Well, tidak hanya itu seringkali pertanyaan kapan ini membuat rangkaian yang tidak berhenti. Yang sudah lulus, ditanya kapan bekerja, menikah, punya anak, menambah anak lagi dan seterusnya. Sepertinya pertanyaan kapan ini tidak ada akhirnya ya ladies?

Tanpa kita sadari kita membenci pertanyaan 'kapan' tapi sekaligus menjadi pelakunya. Seringkali kita terjebak pada pertanyaan yang dibalut dengan simpati yang terkesan basi. Saat bertemu dengan teman atau saudara yang lama tidak bertemu seringkali dimulai dengan pertanyaan dan ungkapan basa-basi, sekedar pemanis. Tidak ingin membuat suasana canggung maka pertanyaan yang sebenarnya dikemas menarik dan manis itu tak jarang membuat luka bagi orang lain.

Hargai dirimu sendiri untuk memerdekakan diri / copyright pinterest/authorsmansion.com

Mulailah dengan berhenti bertanya kapan. Bukankah sebagai wanita kita harus menghargai wanita yang lain? Kenapa kita tidak memerdekakan pilihannya? Menjadikan pilihannya sebagai haknya. Bukan hak kita mengatur apa yang harus diyakininya. Salah satunya dengan berhenti bertanya kapan.

Baca Juga: Menyoal Tentang Emansipasi Kartini Masa Kini

Merdeka dengan bebas memilih apa yang menjadi keinginan kita. Menghargai pilihan orang lain, tanpa merendahkannya. Mengemukakan hak atas pilihan kita tanpa merasa jumawa. Jadilah wanita hebat tanpa merendahkan wanita lain.

Jangan karena sudah menikah, sudah menjadi seorang ibu dengan melahirkan normal menganggap wanita lain yang belum menikah dan menjadi ibu dengan melahirkan secara ceasar adalah keburukan. Merdekakan diri dengan membebaskan diri dari bertanya kapan, karena setiap wanita berhak merdeka dengan pilihan dan prioritasnya.

Selamat memerdekakan diri, ladies.

(vem/apl)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading