Sukses

Beauty

Berhenti Minum Susu, Hal Menakjubkan Ini yang Terjadi Pada Tubuhmu

Bagi kamu yang alergi minum susu dan produk olahannya (keju, yogurt, es krim, permen susu dll) mungkin sudah menghindari mengonsumsi susu sejak jauh-jauh hari. Tapi jika kamu suka banget minum susu, mungkin kamu tidak sadar bahwa ternyata ada perubahan signifikan ketika kamu berhenti minum susu dan mengonsumsi produk olahannya.

Baik kamu toleran maupun intoleran terhadap laktosa dalam susu, dikutip dari Prevention.com, ini yang akan terjadi pada tubuhmu jika berhenti minum susu.

Mengurangi minum susu punya banyak manfaat/ copyright Pixabay.com

Kulit cerah dan halus. Penelitian dari Dartmouth Medical School mengungkapkan, karena susu sapi diproduksi untuk pertumbuhan anak sapi, susu mengandung semacam hormon testosteron, dan jika diminum manusia bisa menstimulasi kelenjar minyak di kulit sehingga memproduksi minyak lebih banyak sehingga kulit lebih mudah kotor dan berjerawat.

Tidak pernah kembung. Banyak penelitian mengungkapkan bahwa secara kasar, 75 persen orang dewasa mengalami intoleran laktosa (reaksi alergi) karena secara genetik, tubuh akan berhenti memproduksi enzim yang memecah laktosa setelah kita berhenti mendapat ASI atau menyusu dari ibu. Itulah mengapa seringkali kamu akan mengalami kembung atau sakit perut setelah minum susu.

Berat badan terjaga. Karena susu memiliki kandungan lemak, kemungkinan besar susu bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Jika tujuan kamu adalah menurunkan berat badan, maka pilih makanan rendah lemak dan susu bukan termasuk ke dalamnya.

Jadi, itu dia 3 efek yang akan kamu dapat jika berhenti minum susu. Bukan berarti kamu tak boleh sama sekali mengonsumsi susu dan produk olahannya, namun jika ternyata kesehatan justru lebih baik tanpa minum susu, bukankah lebih baik jika mengurangi konsumsinya?

(vem/feb)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading