Sukses

Parenting

Mengenal Berbagai Vaksin pada Bayi (Part 2)

Sebagai ibu yang baik, Moms perlu mengetahui dan mengenal vaksin apa saja yang dibutuhkan oleh buah hati Anda. Dengan demikian, Moms tidak akan melewatkan waktu imunisasi si kecil dan mengerti lebih baik apa saja kegunaan masing-masing vaksin yang diberikan pada bayi Anda.

Di artikel sebelumnya telah disebutkan beberapa vaksin yang dibutuhkan oleh bayi. Selain itu, berikut ini masih ada beberapa vaksin lainnya beserta masing-masing kegunaannya yang telah dirangkum dari situs babycentre.co.uk.

Vaksin Flu (Fluenz)
Vaksin flu ini akan melindungi buah hati Anda dari infeksi virus flu yang tidak bisa diobati dengan menggunakan antibiotik. Gejala dari flu hampir sama seperti pilek yang diawali dengan demam, nyeri pada sendi dan otot, batuk kering, hidung pilek, diare, hingga muntah.

Vaksin flu ini akan diberikan melalui spray hidung saat anak berusia 2 tahun, 3 tahun, dan 4 tahun. Spray hidung baru akan diberikan jika buah hati Anda berusia 2 tahun atau lebih. Sedangkan jika anak tidak dapat menerima spray hidung, maka vaksin flu akan diberikan melalu injeksi.

MMR
Vaksin MMR akan diberikan saat buah hati Anda berusia 13 bulan dan booster vaksin akan diberikan pada saat anak telah berusia 4 atau 5 tahun. Vaksin MMR akan melindungi buah hati Anda dari beberapa penyakit berikut ini.
• Cacar Air
Sebelum adanya imunisasi, cacar air termasuk penyakit yang sangat sering menyerang anak-anak. Penyakit cacar air merupakan penyakit yang sangat menular dan dapat ditularkan saat si penderita batuk atau bersin.

Gejala cacar air diawali dengan demam dan setelah 3 atau 4 hari akan muncul ruam kemerahan pada kulit. Cacar air dapat menyebabkan penyakit lain yang lebih serius seperti bronkitis, infeksi telinga, batuk dan sesak napas, dan bahkan peradangan otak atau encephalitis.

• Penyakit gondok
Penyakit yang disebabkan oleh virus ini akan membuat penderitanya mengalami bengkak di sekitar leher dan pipi. Penyakit gondok juga akan menyebabkan komplikasi penyakit lain seperti meningitis, kehilangan pendengaran, peradangan otak (encephalitis), serta peradangan pada alat kelamin.

• Rubella
Rubella merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus yang biasanya menimbulkan penyakit ringan seperti demam, ruam merah pada kulit, serta pembengkakan kelenjar. Namun, jika Anda menderita infeksi rubella saat sedang hamil dan usia kehamilan 8 – 10 minggu, maka Anda bisa menularkannya pada janin.

Janin yang ada di dalam rahim bisa mengalami kebutaan, tuli, gangguan jantung, serta kerusakan otak. Maka dari itu, sangat penting bagi Moms untuk memberikan vaksin MMR untuk mencegah infeksi penyakit tersebut.

Oleh : Lies Nureni

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading