Sukses

Beauty

Perubahan Fisiologis Saat Nifas - Uterus

Masa Nifas atau istilah medisnya disebut perperium adalah masa setelah proses persalinan yang dibutuhkan tubuh untuk memulihkan alat kandungan dan biasanya berlangsung selama 6 minggu.

Pada masa 6 minggu ini tubuh mengalami banyak perubahan fisiologis. Seperti yang dilansir dari emedicine.medscape.com, perubahan tersebut meliputi perubahan pada uterus, cervix, vagina, perineum, dinding perut, ovaries, dan payudara. Perubahan itu bermacam-macam dan selang waktunya berbeda.

Pada uterus, ukurannya menyusut setiap harinya. Saat hamil uterus bisa mencapai berat 1000 gram (dan ini tidak termasuk janin dan plasenta!). Setelah masa nifas, uterus menyusut menjadi seberat 50-100 gram. Penyusutan ini terjadi karena sel citoplasma menjadi lebih kecil. Zat pada dinding rahim juga dipecah lalu dibuang bersama dengan air kencing ibu.

Segera setelah persalinan, uterus akan mengeluarkan cairan darah serupa menstruasi karena itulah ukuran vagin apun berkurang. Darah ini merupakan bekas luka pada rahim, terutama dari luka placenta. Darah yang keluar ini (disebut lochia serosa) berubah warna dengan durasi yang berbeda-beda. Darah merah biasanya muncul selama 3-4 hari. Kemudian darah kecoklatan dan encer muncul dari hari ke-5 sampai hari ke-10. Selanjutnya berupa cairan putih selama 2-4 minggu.

Setiap wanita mengalami durasi yang berbeda. Ada yang mengalami pendarahan yang meningkat pada hari ke-7. Adapula yang berhenti masa nifasnya lebih dari 6 minggu, lebih dari masa normal.

Asizah

(vem/ova)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading