Sukses

Lifestyle

Ramai Kangkung Dilarang di Amerika, Ini Lho Tips Aman Mengolahnya

Beberapa waktu terakhir kita mendengar banyak berita yang menyebutkan bahwa kangkung dilarang di Amerika Serikat. Sayuran yang dikenal dengan nama water spinach ini mengacu pada Federal Noxious Weed List USDA, masuk dalam daftar sayuran beracun sejak bulan Desember 2010 lalu. Bahkan dicap sebagai salah satu tanaman berbahaya di sana. Wah, bagaimana dengan Indonesia?

Masyarakat Indonesia sudah sejak dulu menggunakan dan menikmati kangkung sebagai aneka kuliner lezat. Meski ramai soal isu kangkung yang dilarang di Amerika Serikat, masyarakat Indonesia masih bisa mengonsumsinya dengan aman. Tapi ada beberapa hal dan tips yang perlu diperhatikan, ya. Seperti sejumlah tips ini untuk memastikan kangkung tetap aman dikonsumsi setiap harinya.

Mengolah kangkung./Copyright pixabay.com

Jangan Memilih Sayur dengan Tekstur Buruk
Pilih sayur yang masih segar. Hindari sayur yang teksturnya buruk. Daun yang sudah berlubang atau berubah warna sebaiknya tak diolah.

Pada umumnya ada dua jenis kangkung yang bisa diolah, kangkung darat dan kangkung air. Yang paling pas dipakai untuk tumisan adalah kangkung darat yang diolah dengan api besar dalam waktu cepat. Sementara untuk olahan rujak kangkung atau pecel, yang paling pas digunakan adalah kangkung air.

Cuci dengan Air Mengalir
Sebelum diolah atau dimasak, kangkung harus dibersihkan dan dicuci dengan benar. Caranya dengan mencucinya menggunakan air mengalir. Lepas ikatan kangkung, lalu ambil satu per satu untuk dicuci di bawah air mengalir. Bila perlu, belah juga batang kangkung untuk memastikan tidak ada binatang atau kotoran yang tersembunyi di sana. Rongga dalam batang kangkung biasanya ditempati organisme air atau ulat, jadi pastikan rongganya benar-benar bersih ya.

Hindari mencuci kangkung dalam wadah air atau air menggenang. Karena kotoran yang keluar dan mengambang nantinya bisa kembali tersangkut dalam kangkung. Sedangkan kalau pakai air mengalir, kotorannya bisa hanyut terbawa dan terbuang terbawa aliran air.

Memasak dengan Suhu Tinggi
Tidak hanya agar cepat matang, memasak dengan suhu tinggi juga bisa membunuh kuman sekaligus menjaga agar warna kangkung tetap hijau segar. Atau kalau kangkung direbus, pastikan air rebusannya sudah mendidih atau bersuhu lebih dari 100 derajat celcius.

Baca juga: Tips Masak Kangkung Agar Tak Hitam dan Tetap Hijau Segar

Jangan Dikonsumsi Bila Sudah Melebihi 6 Jam
Sayur kangkung yang sudah dibuat sebaiknya segera dikonsumsi. Jika sudah melebihi 6 jam setelah dimasak, sebaiknya tak dimakan. Bahkan dihangatkan kembali pun tidak disarankan.

Selama tidak dikonsumsi berlebihan, sayur kangkung bisa memberi sejumlah manfaat untuk kesehatan tubuh. Dengan pengolahan yang benar, kangkung pun bisa tetap aman dikonsumsi. Semoga infonya bermanfaat, ya.




(vem/nda)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading