/tags/kisah-mengharukan/

KISAH MENGHARUKAN



  • Hidup Tanpa Sepasang Kaki, Kisah Petani Ini Menyentuh Hati
    Jum'at, 28 April 2017 16:46
    Meski tak memiliki sepasang kaki, kakek Xi tak pernah patah semangat untuk bekerja dan mencari nafkah untuk menghidupi keluarga besarnya.


    ARTIKEL TERBARU - KISAH MENGHARUKAN
  • Jalani Kemoterapi Kanker & Berakhir Botak, Kami Tetap Cantik
    RAGAM
    Kamis, 27 April 2017 12:55
    Tidak ada yang lebih buruk dibandingkan kehilangan rambutmu. Aku benar-benar terlihat buruk tanpa rambut.

  • Demi Pengobatan Anak, Ayah Muda Ini Rela Jadi Badut Pikachu
    RAGAM
    Sabtu, 22 April 2017 11:29
    Anak Liu menderita leukimia. Kondisinya kritis dan ia perlu mendapatkan perawatan terbaik.

  • Pakai Kostum Minnie Mouse, Kisah Nenek Ini Bikin Hati Terenyuh
    RAGAM
    Jum'at, 21 April 2017 11:14
    Turis akan memberinya uang sekitar Rp2 ribu sampai Rp10 ribu untuk setiap kali foto.

  • Demi Bantu Keluarga, Kakak Adik Jualan Jagung Rebus di Jalanan
    RAGAM
    Kamis, 20 April 2017 16:36
    Berjualan jagung rebus di jalanan dilakukan kakak adik ini setiap hari sepulang sekolah.

  • Sahabat Sejati, Pria Ini Trekking 800 Km Sambil Dorong Temannya
    LENTERA
    Rabu, 19 April 2017 11:54
    Gray dan Justin sendiri telah kenal satu sama lain sejak kecil. Mereka telah bersahabat sangat lama.

  • Moment Terakhir Ibu & Anaknya Penderita Kanker Ini Menyayat Hati
    RAGAM
    Rabu, 19 April 2017 10:46
    Di usianya yang masih 3 tahun, Nolan harus menghadapi kenyataan bahwa ia menderita rhabdomyosarcoma (kanker langka).

  • Ada Kisah Sedih di Balik 800 Kupu-Kupu Kertas Buatan Wanita Ini
    INSPIRING
    Selasa, 18 April 2017 14:50
    Tak pernah mudah untuk berdamai dengan kehilangan. Apalagi jika kehilangan itu menyangkut kehilangan seseorang yang paling kita sayangi, pastinya butuh waktu yang tak sebentar untuk bisa kembali menerima kenyataan dan berdamai dengan kehilangan tersebut. Maria A. Aristidou setelah kehilangan neneknya untuk selamanya, melakukan sesuatu yang tak biasa.Maria mulai menggunting kertas dan membuat kupu-kupu kertas. Pada dasarnya ia memang suka kupu-kupu dan ketika harus berdamai dengan luka kehilangan atas orang yang paling dicintainya, dia menghabiskan waktunya membuat kupu-kupu kertas yang kemudian mencapai 800 buah. Selama proses pembuatan kupu-kupu kertas tersebut, Maria menjalaninya seperti terapi. Dia membebaskan diri untuk menangis, tersenyum, dan mengenang semua hal yang berhubungan dengan neneknya. Seperti apa kupu-kupu kertas yang dibuatnya? Langsung saja ikuti galeri foto di bawah ini.  

  • Nabung 2 Tahun Buat Beli Baju Anak, Kisah Pengemis Ini Bikin Haru
    LENTERA
    Jum'at, 14 April 2017 13:15
    Hossain adalah seorang pengemis. Namun, ia tak pernah berpikir apalagi bercita-cita menjadi seorang pengemis.

  • Kakak Gendong Adik ke Sekolah Tiap Hari, Kisahnya Bikin Terenyuh
    LENTERA
    Jum'at, 14 April 2017 12:24
    Remaja berusia 14 tahun tersebut ela menggendong adik untuk pergi ke sekolah setiap hari.

  • Cinta Sejati, Kakek Ini Tunggu Kekasihnya Hingga Usia Senja
    LOVE
    Kamis, 13 April 2017 12:42
    Setelah sekian lama, kakek Arifin ditemukan terkulai lemas tak berdaya di tempat ia biasa menunggu kekasihnya.

  • Demi Biaya Anak, Ayah Pakai Kostum Beruang & Jual Jasa Pelukan
    RAGAM
    Selasa, 04 April 2017 13:43
    Seorang ayah menjual jasa pelukan dengan kostum beruang agar mendapatkan biaya tambahan untuk kesembuhan sang anak.

  • Tinggalkan Orangtua Kandung Demi Ayah Adopsi, Alasanku Sederhana
    RAGAM
    Selasa, 04 April 2017 12:00
    Memilih tinggalkan orangtua kandung demi ayah adopsi, ini alasan gadis kecil ini.

  • Anjing Ini Lewat Jalan Sama Setiap Harinya, Kisahnya Bikin Haru
    RAGAM
    Jum'at, 31 Maret 2017 11:37
    Thor biasa jalan-jalan dengan sang tuan. Sayang, setahun yang lalu sang tuan meninggal dunia.

  • Dengar Suara Ibu Untuk Pertama Kali, Bayi Ini Menangis Haru
    RAGAM
    Jum'at, 24 Maret 2017 10:33
    Bayi Dawson menangis haru saat pertama kali mendengar suara sang bunda.

  • Demi Antarkan Sahabat ke Pemakaman, Anjing Berlari Hingga 3,2 km
    RAGAM
    Selasa, 21 Maret 2017 14:21
    Bobby adalah seekor anjing di Malaysia yang begitu setia dan sayang terhadap tuannya.

  • Punya Tumor Otak, Impian Bertemu Elsa Pun Akhirnya Terwujud
    RAGAM
    Selasa, 21 Maret 2017 12:00
    Menderita tumor otak, impian gadis kecil ini bertemu Elsa akhirnya terwujud.

  • Sedih: Salah Satu Bayi Kembar Ini Hanya Bertahan Hidup 11 Hari
    INSPIRING
    Kamis, 12 Januari 2017 11:30
    Lyndsay dan Matthew Brentlinger asal Toledo, Ohio harus menunggu waktu bertahun-tahun sebelum akhirnya dianugerahi momongan. Hingga akhirnya tanggal 17 Desember 2016 jadi hari yang bersejarah. Itulah hari akhirnya Lyndsay melahirkan dan langsung mendapat bayi kembar yang diberi nama William dan Reagan. Sayang, William lahir dengan sejumlah masalah kesehatan. Hanya sisi sebelah kanan jantungnya saja yang bisa berfungsi dengan sempurna.  Hidupnya pun sangat singkat, hanya 11 hari saja. Meski begitu kehadirannya masih sempat diabadikan dalam pemotretan yang selamanya tak akan pernah terlupakan.

  • Potret Menyentuh Hati si Anak Kepala Miring Pasca Operasi
    INSPIRING
    Selasa, 11 Oktober 2016 11:45
    Untuk kasus Mahendra sendiri, dokter Raja setidaknya memerlukan waktu selama 10 jam untuk melakukan operasi pertama. Ia bersama timnya melakukan operasi pencangkokan tulang di leher Mahendra dengan sangat hati-hati. Serangkaian operasi lanjutan juga telah dilakukan agar leher Mahendra benar-benar bisa tegak seperti orang-orang pada umumnya. Berkat usaha dokter yang mengesankan serta doa orang-orang terdekatnya, operasi yang dilakukan terhadap Mahendra membuahkan hasil yang mengesankan. Tim dokter telah berhasil membuat leher Mahendra menjadi tegak. Ia pun kini seperti orang-orang pada umumnya. Ya, meskipun ia harus menjaga diri dan melakukan perawatan intensif selama berbulan-bulan sebelumnya. Berikut beberapa potret mengenai Mahendra selepas operasi.

  • Memilukan: Potret Kehidupan Remaja Jalani Pernikahan Dini
    INSPIRING
    Sabtu, 16 April 2016 11:50
    Fotografer Muyi Xiao mendokumentasikan kehidupan para remaja di daerah pedalaman Cina wilayah selatan yang menjalani pernikahan dini. Meski usia sah pernikahan menurut pemerintahan Cina adalah 20 tahun untuk wanita dan 22 tahun untuk pria, tapi nyatanya anak-anak di bawah umur ada yang sudah menikah. Pernikahan mereka "disahkan" dengan jamuan makan dan baru ketika usia mereka sudah cukup, status pernikahan itu didaftarkan sesuai aturan hukum.Sungguh memilukan melihat potret para remaja yang sudah berumah tangga di usia belasan tahun. Bahkan ada yang sudah punya anak saat baru berusia 13 tahun. Foto-foto ini akan membuka mata kita tentang sisi lain kehidupan para remaja yang menikah di bawah umur.

  • Album Foto Ini Menyimpan Kenangan Terakhir Kehidupan Orang Tuaku
    PERNIK
    Selasa, 05 April 2016 15:10
    Nancy Borowick, sebagai seorang putri ia pasti merasa sedih ketika tahu kedua orang tuanya terkena kanker. Kedua orang tuanya Laurel dan Howie sudah saling jatuh cinta saat masih duduk di bangku kuliah. Dan setelah berpuluh-puluh tahun menikah dan membangun rumah tangga, keduanya dihadapkan pada kenyataan pahit dengan mengidap penyakit kanker.Sebagai seorang jurnalis foto, Nancy mencoba untuk mengabadikan momen-momen terakhir ketika kedua orang tuanya berjuang melawan kanker. Nancy memaparkan pada ABC News bahwa album foto yang dibuatnya ini bukan sekadar tentang penyakit kanker yang menakutkan. Lebih dari itu, foto-foto tersebut adalah tentang perjuangan untuk mengisi hidup agar lebih bermakna.

  • Kureka Ulang Foto Mendiang Ayah karena Aku Merindukannya
    INSPIRING
    Jum'at, 12 Februari 2016 13:30
    Sarah Chrisya, ayahnya sudah meninggal tiga tahun lalu. Meski sudah berlalu lama, Sarah tak bisa menyembunyikan rasa rindunya yang masih ada. Dan untuk mengobatinya, ia coba untuk mereka ulang sejumlah foto ayahnya di Melbourne.Sarah merasa menyesal kenapa dulu dia tak benar-benar memanfaatkan waktunya menciptakan berbagai kenangan indah bersama ayahnya saat masih hidup dulu. Kini setelah sang ayah pergi untuk selamanya, ia baru menyadari betapa banyak momen yang terlewatkan. Tapi setidaknya dengan foto-foto reka ulang yang dibuat, Sarah bisa sedikit mengurangi rasa rindunya pada ayah tercinta.

  • Orang Tuaku Tuna Netra: Ini Caraku Berbakti Pada Mereka
    INSPIRING
    Kamis, 26 November 2015 11:00
    Feng Molin, bocah berusia 13 tahun asal Provinsi Shaanxi, Cina ini telah membuat banyak orang terharu. Jika anak seusianya sibuk sekolah dan bermain, dia justru sudah harus menanggung tanggung jawab yang besar. Bagi Feng, hidupnya mungkin tak sesempurna kebanyakan anak lainnya. Sang ibu sudah tuna netra sejak lahir. Sementara ayahnya mengalami kebutaan tahun 2006 setelah menderita meningitis parah. Namun hal itu tak membuat Feng lantas putus asa. Ia justru menunjukkan baktinya pada kedua orang tua dengan caranya yang luar biasa.

  • Peduli Dengan Anak-Anak Penderita Kanker, Ibu Ini Buat Wig Princess Disney Sebagai Ganti Rambut
    INSPIRING
    Rabu, 11 November 2015 15:22
    Saat sesungguhnya anak-anak berlarian dan bermain bersama anak-anak lain, mereka justru harus berperang melawan penyakit kanker di dalam tubuhnya. Hal inilah yang menggugah hati seorang ibu beranak tiga bernama Holly Christensen. Dikutip dari mashable.com, ketika anak temannya, Lily, didiagnosa terserang lymphoma tahun ini, Christensen tiba-tiba punya rencana membuat wig rambut Rapunzel dari gulungan benang, berharap wig ini akan melindungi kulit kepala Lily dan membuatnya tersenyum bahagia.

  • Dapatkan Gelar Sarjana Di Usia Senja, Nenek Ini Menangis Haru
    INSPIRING
    Rabu, 04 November 2015 13:11
    Siapa yang tidak bangga jika punya gelar diploma? Ketika semua hal sudah jauh berkembang dan semua orang bisa mengambil pendidikan lebih tinggi dan keluar negeri. Tapi gelar ini justru sangat berarti bagi seorang nenek berumur 97 tahun bernama Margaret Thome Bekema. Ini foto-foto saat nenek Bekema diberikan ijazah dan mendapat toga yang mengharukan. 

  • Tak Hanya Indah: Dekorasi Natal di Bulan Oktober Ini Juga Penuh Cinta
    PERNIK
    Senin, 26 Oktober 2015 12:12
    Siapa yang tak ingin mewujudkan impian seorang anak kecil yang mungkin kesempatan hidupnya sudah tak lama lagi? Saat dimintai bantuan untuk memeriahkan perayaan Natal yang dirayakan lebih awal oleh keluarga Evan Leversage, tentu saja seluruh kota dengan senang hati melakukannya. One Last Christmas, judul yang tertulis di bagian atas selebaran. Saat penyakitnya semakin parah, dan dokter mengatakan bahwa ia sudah tidak dapat berbuat banyak, yang bisa dilakukan oleh keluarganya hanyalah menikmati waktu yang tersisa dengan sebaik mungkin. Termasuk merayakan Natal di bulan Oktober dengan seluruh kota ini. Evan mungkin masih kecil dan belum mengerti banyak hal. Namun ia pasti mengerti dan bisa merasakan cinta seluruh kota padanya, yang disampaikan melalui dekorasi indah yang menghangatkan hati ini.

  • Pink Tutu: Dingin dan Malu Itu Nomor Kesekian Yang Penting Istriku Bisa Tertawa
    INSPIRING
    Kamis, 15 Oktober 2015 13:13
    Dingin dan malu sudah tidak ada lagi dalam kamus Bob Carey saat ia melakukan proses pengambilan foto dengan hanya mengenakan pink tutu ini. Ia hanya ingin istrinya bisa tersenyum dan tertawa, di tengah-tengah kanker payudara yang dideritanya. "Saat keadaan semakin sulit, aku selalu mengambil foto. Saat Linda menjalani perawatan, ia akan membuka ponselnya dan melihat foto ini, ia dan penderita kanker lainnya akan tersenyum bahkan tertawa melihat foto-fotoku," kata Bob. Dan niat baik Bob itu berhasil, Linda merasa jauh lebih baik tiap melihat suaminya dalam foto itu. "Foto-foto ini membantuku tetap positif. Semakin banyak tertawa, aku semakin merasa lebih baik." Sama seperti semua orang di dunia yang tersentuh setelah melihat foto ini, kamu pun pasti juga akan tersentuh, Ladies..

  • Momen Indah Bersama Bayiku yang Mungkin Segera Kembali ke Surga
    INSPIRING
    Jum'at, 04 September 2015 11:20
    Bagi Erika dan Stephen Jones, mengetahui bayinya mengidap Down Syndrome bahkan sebelum dilahirkan ke dunia adalah kabar yang meremukkan hati. Belum lagi dengan kabar bahwa di kehamilan Erika yang memasuki usia 30 minggu, bayi yang dikandungnya sudah terkena tumor berbahaya di otak kecilnya. Orang tua mana yang tidak sedih mendengar kabar ini.Namun, hal tersebut tak lantas membuat mereka sedih berkepanjangan. Syukurlah bayi yang kemudian diberi nama Abigail ini lahir dengan selamat. Meski harapan hidupnya kecil sekali, tapi bukan berarti tak ada momen indah yang bisa didokumentasikan, Demi bisa selalu mengenang momen-momen indah bersama Abigail, Erika dan Stephen lalu membuat dokumentasi foto. Dengan bantuan seorang fotografer yang juga teman mereka, Huszcza pemilik 8.09 Photography, mereka membuat dokumentasi foto yang sangat mengagumkan.

  • Foto Orang Tua Berjumpa Bayi Adopsi yang Menguras Air Mata
    INSPIRING
    Kamis, 30 Juli 2015 11:00
    David dan Sarah Olson memutuskan untuk mengambil anak adopsi sebagai anak ketiganya. Setelah dikaruniai dua orang anak, mereka berusaha untuk memiliki anak ketiga. Namun, sayang setelah berusaha berbulan-bulan, hasilnya pun nihil. Tak ingin merasa kecewa lagi, adopsi anak pun jadi pilihan.Pertemuan mereka dengan bayi cantik mereka Tilly Pearl Olson pun berlangsung mengharukan. Tal lama setelah David dan Sarah terbang ke Tallahassee, Florida, mereka langsung berjumpa dengan putri baru mereka. Momen pertemuan itu diabadikan melalui lensa kamera dan sangat menguras air mata. Seperti apakah momen-momen mengharukan tersebut terjadi? Ladies, Anda bisa langsung melihat foto-fotonya di bawah ini.       

  • Pria Berkostum Stormtrooper Tempuh Ratusan Mil demi Mendiang Istrinya
    INSPIRING
    Senin, 13 Juli 2015 12:00
    Kevin telah kehilangan sang istri tercinta, Eileen Doyle tahun 2012 lalu. Eileen meninggal karena kanker pankreas. Sejak saat itu, Kevin berusaha untuk melakukan berbagai hal untuk meneruskan semangat mendiang sang istri. Kevin bahkan mendirikan yayasan bernama Eileen's Little Angels Foundation. Melalui yayasan tersebut, Kevbin ingin membantu anak-anak yang menderita kanker. Ia pun jalan kaki sejauh 645 mil dari San Fransisco hingga San Diego untuk mengumpulkan donasi. Uniknya lagi, ia mengenakan kostum ala Stormtrooper selama menempuh perjalanan yang jauh tersebut. Seperti apa perjalanan Kevin menempuh ratusan mil dengan kostum unik tersebut? Ini dia foto-fotonya.      

  • Myint Akhirnya Pulang ke Kampung Halaman Setelah 22 Tahun Jadi Budak
    PEOPLE WE LOVE
    Jum'at, 03 Juli 2015 14:02
    Kisah haru kali ini datang dari seorang nelayan asal Myanmar yang selama 22 tahun harus menjadi budak dan hidup menderita di Indonesia. Nelayan tersebut bernama Myint Naing (40). Kisahnya terbongkar dan menjadi perbincangan berbagai media di seluruh dunia setelah ia diselamatkan atau di-repatriasi pemerintah Indonesia dari Tual, Maluku, menyusul adanya penyelidikan Associated Press yang mengetahui bahwa ada penyiksaan buruh dalam industri perikanan Asia Tenggara. Myint sendiri merupakan 1 dari sedikitnya 800 budak yang hidup menderita dan disiksa dan dipekerjakan secara paksa serta dengan upah yang sangat minim di Indonesia, oleh kapten kapal dari Thailand. Hampir separuh hidupnya, ia telah merasakan kejamnya menjadi budak, disiksa serta tidak mendapatkan perlakuan baik dari tuannya. Tapi kini, Myint bersyukur karena ia telah kembali kepada keluarganya dan bertemu dengan orang-orang di kampung halamannya. Dan berikut adalah foto-foto Myint saat sampai di kampung halaman dan bertemu dengan ibunya.

  • Kedua Gadis Cilik Ini Bersahabat Berjuang Lawan Penyakit Kanker
    INSPIRING
    Rabu, 20 Mei 2015 11:10
    Ava Garcia dan Penny Smith adalah sepasang sahabat yang bertemu di rumah sakit ketika sama-sama menjalani kemoterapi. Ava didiagnosis menderita kanker ginjal sementara Penny mengidap kanker otot rangka. Mengalami ujian yang sama, keduanya pun saling menguatkan dan bersahabat.Mereka sering bermain bersama saat di Texas Children's Hospital. Sayangnya, penyakit Penny tak bisa disembuhkan dan divonis hanya bisa bertahan hidup beberapa minggu saja. Sementara Ava sudah dinyatakan mendapat remisi remisi (hilangnya tanda-tanda atau gejala penyakit secara total atau parsial sebagai respon terhadap pengobatan, namun tidak selalu berarti kesembuhan) pada bulan Februari lalu. Penny pun mendapat perawatan intensif dan Ava pun masih sering mengunjungi dan membesuknya. Di saat-saat sulit tersebut, keduanya saling menguatkan. Di tengah perjuangan hidup dan mati, mereka tetap tegar dan saling menyemangati. Seperti apa kedekatan Ava dan Penny selama berjuang melawan penyakit masing-masing? Anda bisa melihat foto-fotonya di galeri ini.      

 1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  Next  Last 

ZODIAK HARI INI

Aries

Semua memiliki kepentingan yang berbeda.