Sukses

Lifestyle

Inilah Alasanku Menjual Keperawananku

"Mereka bilang kita tidak boleh bermain-main dalam urusan berhubungan seks untuk pertama kalinya. Itulah sebabnya aku melelang keperawananku secara online dan penawarannya sudah mencapai 3,8 juta dolar," ungkap Natalie Dulan seperti yang dilansir oleh thedailybeast.com. Isu menjual keperawanan online bukan sempat marak beberapa waktu terakhir. Setiap perempuan punya alasan tersendiri kenapa mereka mau menjual dan menawarkan keperawanannya untuk dilelang, lalu apa alasan Natalie menjual keperawanannya?

"Ketika aku menawarkan keperawananku untuk dilelang pada bulan September lalu, hal tersebut adalah bagian dari eksperimen sosiologi. Aku ingin meneliti respon publik. Tetapi sekarang tampaknya berbalik arah, publik lah yang menelitiku." Natalie adalah gadis 22 tahun yang baru saja mendapatkan gelar sarjana di Women's Studies yang kemudian akan mengambil gelar master di Marriage and Family Therapy. Di saat itulah, ia sedang mencari bahan untuk proyek tesisnya: nilai keperawanan.

"Untuk lebih jelasnya, aku menawarkan keperawananku di situs Moonlight Bunny Ranch, dan baru-baru ini aku mendapat tawaran tertinggi hingga 3,8 juta dolar." Selain tawaran tinggi tersebut, ia juga telah mencuri perhatian dari pihak media. Pihak media telah salah menduga, dikira Natalie memang benar-benar menjual keperawannya. Padahal itu adalah sebuah eksperimen yang dilakukannya.

Beberapa reaksi atas hal yang dilakukan Natalie beragam. Banyak orang yang menghargai keperawanan itu, yaitu orang-orang yang berpikir bahwa keperawanan itu penting untuk dijaga. Selain itu, para pria ada juga yang berpikir bahwa keperawanan memang layak untuk dibeli. Tetapi ada juga yang menghargai upaya eksperimen tersebut sebagai sebuah inisiatif bisnis.

Lalu, apa kesimpulan yang didapat dari Natalie atas eksperimen menjual keperawanan yang dilakukannya tersebut? Satu hal yang pasti adalah bahwa masyarakat tidak siap atas pelelangan keperawanan secara publik seperti yang dilakukan Natalie. 

(vem/nda)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading