Sukses

Lifestyle

Seram! 5 Tragedi Kebakaran Misterius Ini Belum Terpecahkan Hingga Kini

Salah satu cara yang paling menyakitkan bagi manusia untuk mati adalah dibakar hidup-hidup. Dalam beberapa kasus kejahatan, membakar korban hidup-hidup menjadi pilihan para pelaku. Pasalnya, mengidentifikasi pelaku dan membawa mereka ke pengadilan bukanlah hal yang mudah dalam kasus pembakaran.

Dilansir oleh listverse.com, berikut kasus-kasus kebakaran misterius di seluruh dunia yang pernah dicatat sejarah. Beberapa di antaranya hingga menyebabkan puluhan orang meninggal dan terluka parah. Naasnya, tak semua pelaku dalam kejadian-kejadian ini tertangkap. Simak kisah tragisnya berikut ini.

(vem/wnd)

Luna Park Sydney

Luna Park Sydney adalah salah satu taman hiburan yang paling menonjol di Australia. Wahana yang sangat terkenal dari tempat ini adalah Ghost Train. Namun, pada 9 Juni 1979, sebuah kejadian mengerikan menimpa wahana ini. Kebakaran terjadi di dalam terowongan roller coaster ini dan seketika menjebak 30 orang di dalamnya. Tujuh orang meninggal dan sisanya terluka parah.

Korsleting listrik diduga menjadi penyebab kebakaran tersebut. Tetapi kebenaran akhirnya terkuak pada tahun 2007, saat seorang wanita bernama Anne Buckingham mengaku bahwa Abe Saffron, pamannya adalah pelaku kejadian tersebut. Saffron merupakan tokoh kriminal yang paling terkenal dalam sejarah Australia. Ia berniat akan membeli Luna Park, tetapi tidak berhasil. Saffron memerintahkan agar membakara Ghost Train. Hingga kini masalah ini masih menjadi misteri.

Clarence Roberts

Clarence Roberts adalah warga yang dianggap menonjol di kota Nashville, Indiana. Pada 18 November 1970, garasi rumahnya hancur dan ditemukan tubuh seorang pria terbakar, diduga adalah Clarence. Tetapi saat istri Clarence akan mengurus asuransi jiwa sang suami, muncul kecurigaan bahwa jasad yang terbakar tersebut bukanlah Clarence. Disinyalir, golongan darah jasad tersebut tidak sama dengan golongan darah Clarence.

Diduga Clarence sengaja menggunakan tubuh orang lain untuk mencairkan klaim asuransinya. Beberapa kali Clarence terlihat di sekitar kota dengan dandanan yang berbeda. Hingga kini, kasus ini masih tidak terpecahkan.

Evely Wagler

Pada musim gugur tahun 1973, Evely Wagler berpisah dengan suami dan anaknya. Ia pindah dari Chicago ke Boston. Ketika akan pindah, sekitar dua blok dari rumahnya, tiba-tiba mobilnya kehabisan bensin. Akhirnya ia mengisi kaleng dengan bensin dan membawa kembali ke mobilnya ketika tiba-tiba ia didatangi oleh enam remaja tak dikenal. Mereka menyeret Evelyn ke sebuah gang dan memaksanya menyiramkan bensin yang dibawanya ke tubuhnya sendiri. Salah satu remaja lalu menyalakan korek api dan membakar tubuh Evelyn Wagler.

Ada banyak kontroversi yang meliputi kasus ini. Salah satunya adalah dugaan populernya film Fuzz di televisi Amerika yang bercerita tentang pembunuhan dengan metode serupa. Mungkin para pelaku terinspirasi film ini. Hingga kini, enam remaja pelaku pembunuhan sadis tersebut tidak pernah tertangkap.

Joey Lynn Offutt

Pada Juli 2007, Joey Lynn Offutt sedang mengurus anaknya yang baru lahir di rumahnya di Pennsylvania. Dini hari, 12 Juli 2007 terdengar suara ledakan keras di rumah Joey yang seketika membakar seluruh isi rumahnya. Bayi Joey yang masih berusia 6 minggu meninggal terbakar api. Bayi tersebut ditemukan di kamar mandi, sementara sang ibu tidak ditemukan di manapun.

Beberapa orang mengatakan melihat sosok Joey seminggu setelah kejadian. Tetapi, kendaraan Joey yang menghilang menguatkan dugaan bahwa ia mungkin telah membunuh anaknya dan kabur sebelum api menyambar seisi rumah. Masih belum diketahui apakah benar Joey yang harusnya bertanggung jawab atas kejadian mengerikan ini karena sosoknya menghilang hingga kini.

Our Lady of The Angels School

Salah satu kebakaran paling tragis sepanjang masa terjadi di Our Lady of The Angels School di Chicago pada 1 Desember 1958. Api melahap seluruh bagian sekolah dan menewaskan 92 siswa dan 3 biarawati. Ditemukan beberapa korek api di kapel sekolah yang menghembuskan dugaan bahwa kejadian ini disengaja.

Beberapa tahun kemudian kasus ini terungkap. Seorang anak laki-laki dari kelas 5 mengaku bahwa ia pelaku dari kejadian ini. Ia meminta ijin meninggalkan kelas beberapa saat sebelum kebakaran terjadi. Namun beberapa saat kemudian anak ini menarik kembali pernyataan karena ia berada dalam ancaman orang lain untuk menandatangani pengakuannya. Secara resmi, kasus ini belum terungkap sampai sekarang.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading