1. VEMALE
  2. /
  3. RAGAM

Agar Ban Kendaraan Terhindar Dari Ranjau Pakau, Begini Caranya

Minggu, 08 Juli 2018 19:34 Penulis: Rohmitriasih
copyright pexels.com/bruce mars

Vemale.com - Ketika ban kendaraan baik itu kendaraan bermotor maupun mobil terkena ranjau pakau, ini akan sangat menjengkelkan. Ini juga akan membuat kita mengalami masalah yang cukup runyam. Apalagi jika kita tak bisa menambal ban sendiri atau kita berada di jalan yang jauh dengan tukang tambal ban. Kalau kamu, apakah kamu pernah mengalami kondisi ini ladies?

Agar terhindar dari masalah ranjau pakau saat berkendara sebenarnya ada cara cukup mudahnya. Penasaran apa acaranya? Mengutip dari laman Liputan6.com, ada sejumlah cara agar kendaraan kita terhindar dari ranjau pakau.

Abdul Rokhim, koordinator tim Sapu Bersih alias Saber yakni penyapu ranjau paku di jalanan ibu kota mengungkapkan bahwa kecepatan kendaraan berpengaruh besar terhadap efektivitas kerusakan akibat ranjau paku.

Rokhim mengatakan, "Kalau ngebut, ranjau paku mudah menancap keban kendaraan jika terlindas. Semakin cepat kendaraan, paku yang terlindas akan berdiri hingga mudah menancap ke ban."

Untuk menghindari menancapnya ranjau paku ini ke ban, Rokhim menyarankan agar para pengendara sepeda motor maupun mobil mengendarai kendaraan dengan pelan. Batas maksimal kendaraan di jalanan yang banyak ranjau pakunya usahakan agar tak lebih dari 40 km per jam.

"Kalau lihat plastik, sampah atau sandal di jalan raya sebaiknya jangan dilindas karena bisa berisi paku. Saat melewati jalan yang rawan dengan ranjau paku sebaiknya pelan-pelan," tambah Rokhim.

Selain sebaiknya pelan-pelan saat mengendarai kendaraan, cara untuk menghindarkan ban dari ranjau paku bisa dilakukan dengan mengganti ban sepeda motor atau mobil dengan ban tubeless. Dibanding dengan ban biasa, ban tubeless akan lebih aman dan angin di dalamnya tidak langsung berkurang saat terkena ranjau paku atau kempes.


(vem/mim)
KOMENTAR PEMBACA
TOPIK TERKAIT
  1. Tips Aman Wanita
  2. Tips
Essential Oil Yang Aman Untuk Anak Usia 3 Bulan - 8 Tahun