1. VEMALE
  2. /
  3. RAGAM

Lomba Menulis April 2018 My Life My Choice: Tuliskan Kisah Pilihan Hidupmu

Kamis, 05 April 2018 07:00 Penulis: Dewi Ratna
© Pexels.com/Godisable Jacob

Vemale.com - Hai, ladies and moms! Bulan sudah berganti nih. Memasuki April, Vemale kembali menggelar lomba menulis yang kali ini mengambil tema 'My Life My Choice'. Kamu yang di bulan-bulan lalu sudah mengirim karya tulis, dan belum pernah terpilih jadi pemenang, bisa jadi bulan ini adalah kesempatanmu.

Sesuai tema, lomba menulis Vemale bulan April ini bakal menampung kisah-kisah tentang perempuan dan pilihan hidupnya. Tentang bagaimana kamu atau para wanita hebat di sekitarmu berjuang demi impiannya, soal memilih pekerjaan hingga jodoh, soal keputusan yang sudah diambil dan tak akan disesali.

Syarat dan ketentuannya masih sama...

- Dikirim dalam format Word
- Minimal 4 paragraf panjang
- Tidak berisi cerita yang berbau SARA
- Kirim ke: redaksi@vemale.com
- Subjek email:
[MY LIFE MY CHOICE] Nama Peserta - Tempat Tinggal
- Batas pengiriman: 25 April 2018
- Pengumuman pemenang melalui website: 30 April 2018

Dan seperti biasa, ada hadiah menarik menanti 20 orang yang beruntung tulisannya terpilih sebagai pemenang, yang kali ini berupa...

Paket produk NYX senilai 500 ribu Rupiah untuk 5 pemenang utama
Paket produk NYX senilai 250 ribu Rupiah untuk 15 pemenang tambahan

Well, tunggu apa lagi? Yuk buruan bikin tulisanmu yang bisa menginspirasi ladies and moms lainnya di seluruh Indonesia. Kirimkan pada kami sebelum 25 April 2018.

Ingat!

  • Tulisan yang sudah masuk ke redaksi Vemale, menjadi hak milik Vemale, tidak bisa ditarik kembali oleh pengirim.
  • Tulisan yang sudah naik ke halaman Vemale.com tidak dapat diubah atau diturunkan.
  • Tulisan yang dikirim ke redaksi Vemale tidak boleh diunggah di media lain.
  • Sampaikan dalam email jika kamu tak mau namamu dicantumkan.
  • Pastikan email kamu aktif dan selalu terbaca, karena pemenang akan dihubungi lewat email.
  • Selamat berkarya tulis!

(vem/dew)
KOMENTAR PEMBACA
Kisah Rija 'Butiran Debu' Jadi Tulang Punggung Keluarga