1. VEMALE
  2. /
  3. RAGAM

Survei Menarik: Kebanyakan Wanita Nggak Suka Dikasih Bunga Saat Valentine

Rabu, 14 Februari 2018 09:50 Penulis: Endah Wijayanti
Survei terkait Valentine./Copyright pexels.com

Vemale.com - Generasi milenial ternyata masih tertarik untuk merayakan Hari Kasih Sayang atau Hari Valentine. Hal tersebut dibuktikan oleh survei “Pola Perilaku Belanja untuk Valentine”.

Survei yang dilakukan ShopBack— platform gaya hidup yang mendukung masyarakat untuk dapat melakukan transaksi pembelian dengan lebih cermat dan hemat, menemukan sebanyak 54,9% responden mengaku akan membelikan hadiah untuk pasangannya di Hari Valentine.

Uniknya  54,1% responden perempuan lah yang bersemangat untuk memberikan sesuatu kepada pasangannya di hari kasih sayang tersebut. Survei yang dilakukan secara online terhadap lebih dari 1.100 responden dengan rentang usia 18-38 tahun di Jabodetabek, Bandung, Medan, Surabaya, dan Makassar ini, bertujuan untuk melihat pola perilaku belanja masyarakat Indonesia dalam merayakan Hari Valentine.

Pola perilaku belanja./Copyright ShopBack

Indra Yonathan, Co-Founder dan Country Head of ShopBack Indonesia mengatakan pola perilaku belanja masyarakat Indonesia pada saat merayakan hari-hari spesial seperti Valentine memang mulai bergeser dari offline ke online.  

“Berdasarkan survei yang kami lakukan, sebelum e-commerce marak di Indonesia, sebanyak 74.1% responden biasanya membeli hadiah untuk Valentine di toko offline, dan  25,6 %  selalu membeli hadiah Valentine di toko online,” ujarnya saat ditemui di “Pola Perilaku Belanja untuk Valentine”, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Yonathan menambahkan, dengan maraknya e-commerce serta didukung dengan infrastruktur yang memadai, masyarakat sudah mulai beralih membeli hadiah untuk Valentine secara online. Bahkan, sebanyak  47,7% responden mengaku dengan adanya toko online (e-commerce) mereka semakin sering membeli barang untuk hadiah Valentine.

“Angka ini naik hampir dua kali lipat dari sebelumnya. Adapun barang-barang yang paling banyak dibeli secara online adalah cokelat (45.8%), voucher makanan di restoran mewah (32.5%) dan boneka (19,9%),” tambahnya.

Selain data di atas, berikut beberapa temuan menarik dari hasil Survei Pola Perilaku Belanja Untuk Valentine, yang dihimpun oleh ShopBack Indonesia:

1. Cokelat Masih Jadi Favorit
Tidak dapat dipungkiri Hari Valentine masih identik dengan cokelat. Berdasarkan hasil survei, lebih dari setengah responden (50.4%) mengaku lebih menyukai cokelat sebagai hadiah valentine di tahun ini. Selain cokelat, generasi milennial Indonesia juga menyukai hadiah berupa makan di tempat romantis  33.2%), cincin berlian (23,6%), boneka (17,1%), sekuntum bunga  (15,2%) dan kosmetik (13,9%).

2. Perempuan Lebih Memilih Hadiah Lain Ketimbang Bunga
Siapa yang mengira, ternyata perempuan tidak suka diberikan bunga saat Hari Valentine oleh pasangannya. Hanya 5,1% responden perempuan yang menginginkan sekuntum bunga dengan surat cinta sebagai hadiah Valentine. Mereka lebih memilih mendapatkan  cokelat, cincin berlian dan  makan di restoran mewah. Sementara itu, 10,3% responden pria ternyata yang lebih suka mendapat hadiah sekuntum bunga dengan surat cinta dari pasangannya, dua kali lebih banyak ketimbang perempuan.

Perempuan lebih memilih hadiah lain ketimbang bunga./Copyright ShopBack

3. Sudah Mulai Membeli Hadiah Seminggu Sebelum Hari Valentine
Generasi zaman sekarang sudah mulai mempersiapkan hadiah seminggu sebelum Hari Valentine. Berdasarkan survei ini, 45.2% responden sudah mulai membeli kado dari 4-7 hari sebelum hari Valentine, 21.3% tiga hari sebelum, dan 18,3% untuk sehari sebelum.

Sementara itu, data yang dihimpun ShopBack melalui Google Trends, pencarian kata Kado dan Hadiah Valentine mulai menanjak naik pada akhir bulan Januari lalu. Hal ini menandakan bahwa masyarakat Indonesia bersemangat untuk merayakan Valentine tahun ini dengan orang terkasih.

Jika dibandingkan dengan responden pria, ternyata responden perempuan lebih mempersiapkan secara matang hadiah yang akan mereka berikan kepada pasangannya. Responden perempuan cenderung mempersiapkan hadiah Valentine seminggu sebelumnya, sedangkan responden pria lebih banyak membeli pada tiga hari bahkan sehari sebelum hari Valentine.

4. Belanja Online untuk Beli Hadiah
Selain untuk membeli kebutuhan personal, ternyata masyarakat Indonesia juga memanfaatkan platform belanja online untuk membeli hadiah. Setidaknya 46,4% responden pernah membeli barang untuk dijadikan hadiah hingga lima kali di platform e-commerce, dan 27,6% bahkan melakukan transaksi pembelian 5-10 kali, dan 6,9% sebanyak 15-20 kali.

5. Promo dan Diskon Alasan Utama Belanja Online
Promo serta diskon yang diberikan platform e-commerce masih menjadi daya tarik masyarakat untuk berbelanja online.
Terbukti setengah dari responden (50,1%) mengaku promo dan diskon menjadi pertimbangan utama mereka dalam membeli hadiah Valentine di platform e-commerce. Selain promo dan diskon,  harga serta kemudahan bertransaksi juga menjadi pertimbangan mereka.

6. Rata-rata Masyarakat Indonesia Rela Menghabiskan Hampir Setengah Juta Rupiah untuk Hadiah Valentine
Survei ini juga melihat berapa rata-rata nominal yang dihabiskan masyarakat Indonesia untuk merayakan hari Valentine. Dari survei ditemukan bahwa rata-rata keseluruhan responden menghabiskan Rp 456.000 untuk membeli hadiah Valentine. Bahkan rata-rata dari responden akan menyisihkan 15% dari penghasilan mereka untuk merayakan hari Valentine bersama orang tersayang.

Rata-rata habiskan hampir setengah juta untuk hadiah Valentine./Copyright ShopBack

7. Ada 3 Hal yang Selalu Diperhatikan Masyarakat Sebelum Memutuskan Berbelanja di Toko Online
Berdasarkan hasil survei tiga hal ini yang dilakukan masyarakat sebelum memutuskan berbelanja online, yakni membandingkan harga di setiap e-commerce, mencari promo dan diskon yang paling besar, dan review produk yang bagus.

So, ladies sudah punya hadiah Valentine untuk diberikan kepada yang terkasih?

(vem/asp/nda)
KOMENTAR PEMBACA
#MusikTalk The Jawara - Racun Cinta Dari Mantan Personil D'Bagindas