KAPANLAGI NETWORK
MORE
  1. VEMALE
  2. /
  3. RAGAM

Seperti Keluarga, Begini Cara Demian Menyelesaikan Tragedi Edison

Selasa, 05 Desember 2017 08:35 Penulis: Anisha Saktian Putri
Demian/Copyright KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Vemale.com - Nasib naas baru saja menimpa stuntman, Edison Wardhana dalam aksi Demian Aditya. Dalam ajang penghargaan SCTV Awards yang digelar Rabu malam kemarin (29/11/2017). Aksi Demian pun menyisakan sebuah kisah tragis.

Dalam aksi tersebut, Edison dilarikan ke rumah sakit ICCU RS Royal Taruma, kawasan Grogol, Jakarta Barat, akibat aksi The Death Drop yang disiarkan secara live. Ia dijatuhkan dari ketinggian beberapa meter dalam kondisi berada di peti kayu. Kabar yang beredar menyebut bila Edison belum sempat keluar sebelum akhirnya peti itu jatuh dan menembus besi-besi tajam yang dijadikan alas.

Baca Juga: Setelah Alami Tragedi Sulap Demian, Begini Kondisi Edison

Kejadian ini pun sontak membuat masyarakat penasaran tentang apa yang sebenarnya terjadi. Lalu apa yang terjadi sebenarnya?

Menurut Demian, aksinya tersebut sudah sesuai dengan standard operating procedure. Sayangnya kejadian yang menimpanya ini di luar dugaan. Ia pun mengaku akan mempertanggung jawabkan semua yang terjadi .

“Saya yang mau bikin aksi ini, saya pribadi yang akan bertanggung jawab atas Edison,” ujarnya saat ditemui di Jakarta.

Baca Juga: Lama Diam, Akhirnya Istri Stuntman Edison Curhat Soal Tragedi Sulap Demian

Menurutnya, Edison bukan hanya stuntman, namun lebih dari itu. Sudah 15 tahun, Demian dan Edison pun berteman. Bukan hanya, Edison saja yang ia anggap sudah seperti keluarga, melainkan istri dan kakak dari Edison.

“Saya baru memberi pernyataan karena dari kemaren saya langsung fokus pada kesehatan Edison. Saat hari H saya mengurus semuanya di tempat kejadian terlebih dahulu. Langsung berangkat ke rumah sakit, ketemu kaka Erico, Nanda. Saya berteman dan kenal sudah 15 tahun. Rasa shock yang sama, sama panik ngga mikir macem macem lagi, mikir gimana temen saya bisa sehat, itu saja,” tambahnya.

Walaupun tidak ada perjanjian tertulis ketika melakukan aksi membahayakan. Namun menurut Demian, secara tanggung jawab mereka saling menjaga satu sama lain. Nanda, selaku keluarga pun menyampaikan, Demian sudah seperti keluarga sendiri. Jadi masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kami berkeluarga, Demian kita sudah anggap keluarga, jadi ngga ada keluarga yang akan menutut keluarganya, ketika keluarga punya kesalahan. Keluarga bikin salah, tapi kita koreksi,” tutup Nanda.

(vem/asp/apl)
KOMENTAR PEMBACA
TOPIK TERKAIT
  1. Hot News
  2. Berita Trending