KAPANLAGI NETWORK
MORE
  1. VEMALE
  2. /
  3. RAGAM

Karina Nadila Kenakan Kostum Seberat 30 Kg di Ajang Miss Supranational 2017

Senin, 13 November 2017 13:30 Penulis: Ivana Okta Riyani
Karina Nadila dan national costume Indonesia/copyright: KapanLagi.com

Vemale.com - Satu persatu wakil Indonesia di ajang kontes kecantikan internasional pun mulai berangkat. Setelah Bunga Jelitha, kini Karina Nadila, runner up 2 Puteri Indonesia 2017 yang dinobatkan sebagai Puteri Pariwisata bakal tampil di ajang Miss Supranational 2017 di Polandia.

Dilansir oleh KapanLagi.com (12/11), Karina awalnya tak menyangka bahwa ua bisa terpilih dalam ajang Miss Supranational 2017 untuk mewakili Indonesia dan bersaing dengan 80 kontestan lainnya dari seluruh dunia. Ia pun akan berusaha membawa nama baik Indonesia di mata dunia.

Di ajang tersebut, Karina akan memamerkan sebanyak enam busana sekaligus. Satu di antaranya adalah national costume yang selama ini dinantikan oleh para pecinta beauty pageant. Kali ini Indonesia akan mengusung national costume yang bertajuk Lembuswana: The Apparatus of the King. Busana ini berbobot 30 kg.

"Saya bangga sekali bisa menggunakan kostum ini (Lembuswana). Ini national costumnya, detail dan filosofinya, mencerminkan Puteri Indonesia yang cerdas dan hebat," kata Karina.

Copyright: instagram/officialputeriindonesia


Kostum ini berfilosofi sebagai berikut: Berbelalai bukan gajah, bertaring bukan harimau, bertaji bukan ayam, Lembuswana. Sang penguasa Sungai Mahakam yang bersemayam di palung sungai itu. Satwa mitologi merupakan hewan yang disucikan karena merupakan tunggangan Dewa Batara Guru dalam memberikan petuah dan petunjuknya. Lembuswana telah menjadi simbol keperkasaan dan kedaulatan seorang penguasa. Legenda kemunculannya di Sungai Mahakam ratusan tahun silam menjadikannya simbol Kerajaan Kutai Kartanegara, Kalimantan – Indonesia. Berkepala singa dan bermahkota melambangkan keperkasaan seorang raja yang dianggap penguasa. Dan mahkota adalah tanda kekuasaan raja yang dianggap seperti dewa. Taringnya menghunus ganas mengapit belalainya menandakan perlambang sosok Ganesha, sang Dewa Kecerdasan.  Bersayap Garuda dengan sayap yang bisa digerakkan sebagai penanda bahwa sayapnya siap menerbangkan cita-cita mulia setinggi langit. Dan Bersisik ikan yang berarti sebagai pelindung dan pengayom rakyat. Warna emas sebagai keagungan dan warna abu-abu sebagai warna tanah, melambangkan sikap tetap membumi dan rendah hati. Sejatinya, Lembuswana adalah ”Tapak Leman Ganggayaksa” yang berarti bahwa seorang seyogyanya memiliki sifat-sifat mulia pengayom rakyat, menjadikan inspirasi untuk terus terbang ke langit tanpa melupakan bumi untuk berpijak.

Ajang ini akan dilaksanakan pada 1 Desember 2017 mendatang. Namun, sebelum itu, Karina Nadila dan sekitar 80 kontestan lain dari seluruh negara akan terlebih dahulu menjalani karantina sekitar 2 Minggu yang akan dimulai sejak tanggal 16 November 2017. Good luck Karina dan semoga membawa mahkota kemenangan untuk Indonesia!

(vem/ivy)
KOMENTAR PEMBACA