1. VEMALE
  2. /
  3. LOVE

Dua Rumus Pernikahan Bahagia adalah Komitmen dan Pengertian

Rabu, 14 Februari 2018 14:00 Penulis: Ayu Puji Lestari
Jatuh cinta/copyright pexels.com

Vemale.com - Kamu akan melakukan pernikahan dalam waktu dekat? Perasaan galau dan bimbang mungkin akan membuat kamu tidak tenang. Well, apakah pernikahan bahagia hanya butuh cinta? Nyatanya dalam pernikahan selain ada cinta juga butuh komitmen dan pengertian. Kedua hal tersebut akan membuat pernikahan yang kalian jalani berjalan dengan baik.

Mengapa pernikahan butuh komitmen?

Siap memang penting, tapi komitmen jauh lebih penting. Pernikahan itu hubungannya jangka panjang, kamu akan menghabiskan sisa hidup dengan si dia. Kalau sudah tahu konsekuensi dengan menikahinya, kamu harus siap dengan komitmen atas pilihanmu.

Pernikahan tidak seperti pacaran, yang saat kamu bosan dapat seenaknya berkata putus. Saat kamu marah tinggal menghilang dan mematikan semua komunikasi dengan si dia. Menikah tidak bisa demikian. Saat kamu marah, kamu masih harus bertemu dengannya. Saat kamu kecewa kamu masih harus tetap bertemu dengannya. Well, pernikahan tidak hanya cukup dengan cinta.

Cinta saja tidak cukup/Copyright Shutterstock

Cinta memang perlu tapi dalam sebuah pernikahan adakalanya kamu akan berada pada waktu bahwa cinta saja tidak sanggup membuat kamu bertahan. Cinta saja tidak sanggup untuk melawan egomu. Maka saat seperti ini, cobalah untuk mengingat kembali hal yang membuat kamu percaya dan yakin untuk menjalani komitmen untuk bersamanya.

Jadi, sekarang paham bukan pentingnya komitmen dalam pernikahan?

Pengertian dalam Pernikahan

Dalam satu hubungan yang berjalan baik maka harus sejalan, maka diperlukan rasa pengertian antara kamu dan pasangan. Bagaimana kalian menjalin komunikasi, bagaimana kamu dan pasangan menyelesaikan masalah. Saling pengertian akan membuat hubungan kamu dan pasangan berjalan dengan baik. Bisa jadi itu adalah salah satu bentuk take and give dalam hubungan kamu dan si dia.

Nah, saat kamu dan pasangan sudah memiliki dua hal tersebut maka saatnya untuk membicarakan pernikahan. Jadi, setuju jika cinta saja tidak cukup dalam pernikahan? Share yuk di kolom komentar.

(vem/apl)
KOMENTAR PEMBACA
Menyusui Juga Perjuangan, Semangat Mom!