Sukses

Lifestyle

Kedua Orang Tuaku Meninggal Bergandengan Tangan di Hari yang Sama

Sering kita mendengar bahwa hanya maut yang memisahkan sebuah cinta sejati. Tapi tampaknya pernyataan tersebut tak berlaku untuk pasangan ini. Bahkan maut seolah kembali menyatukan mereka berdua.

Kisah yang dituturkan oleh Donetta Nichols di halaman Facebook Love What Mattersini sangat menyentuh hati. Donetta menceritakan kisah cinta kedua orang tuanya yang bertahan dalam pernikahan selama 62 tahun sampai akhirnya maut menjemput mereka.

"Kisah hidup kedua orang jadi sebuah inspirasi. Setelah menikah selama 62 tahun, mereka meninggal dunia tanggal 21 April 2015 dengan selisih 1,5 jam satu sama lain. Ayahku meninggal jam 5.46 sore dan ibuku jam 7.14 sore. Aku ingat pernah mendengar mereka berbicara kalau ingin pergi ke surga bersama-sama berulang kali selama bertahun-tahun. Aku selalu membayangkan pasti luar biasa kalau hal itu terjadi betulan tapi apakah mungkin? Meskipun seluruh keluarga kami sedih mereka tiada, kamu merasa tenang mereka bisa pergi bersama-sama. Tiga kata untuk kehidupan kedua orang tuaku: keteguhan, keluarga, dan kebahagiaan," papar Donetta Nichols.

Kedua orang tua Donetta Nichols saat di rumah sakit. | Foto: copyright facebook.com/lovewhatreallymatters

Donetta kemudian menceritakan secara singkat kisah pertemuan perjalanan cinta kedua orang tuanya. Rupanya pada tahun 1955, kedua orang tuanya bertemu di Florida. Sang ayah saat itu bekerja di Angkatan Udara.

Foto: copyright facebook.com/lovewhatreallymatters

"Ketika ayah akan memindahkan mobilnya ke tempat parkir yang lain, ibu bilang mau naik bersamanya. Setelah berkendara melewati beberapa blok dan parkir, ayah cerita kalau ia mengulurkan tangannya dan memegang tangan ibu, lalu mencium pipinya. Ayah sendiri tidak tahu kenapa ia melakukannya, tapi kemudian ibu bilang kalau mungkin ayah agak sedikit blak-blakan," Donetta lanjut bercerita.

Foto: copyright facebook.com/lovewhatreallymatters

Setelah menghabiskan tiga minggu jalan kaki bersama dan bicara banyak hal, kedua orang tua Donetta menikah tanggal 19 Juni 1955. Mereka kemudian pindah ke Texas tahun 1956 dan sang ayah bekerja di Dow Chemical. Kakak Donetta lahir bulan Desember 1956 dan Donetta sendiri lahir tahun 1958.

Foto: copyright facebook.com/lovewhatreallymatters

"Sepanjang hidup kami, kedua orang tua kami selalu ada di setiap situasi, baik, buruk, susah, dan senang. Saat SMA, aku dan kakakku masuk Drill Team dan ibu tak pernah absen menemani kami latihan sepulang sekolah. Ibu selalu bilang ia selalu ingin tahu dengan jelas posisi kami selama separuh waktu tampil di pertandingan sepak bola. Meski ayah kerja shift, dia tak pernah melewatkan satu pun pertandingan. Mereka benar-benar mencurahkan waktunya satu sama lain, untuk anak-anaknya, untuk cucu-cucunya, dan pada akhirnya untuk cicit-cicitnya. Semuanya hanya untuk keluarga," lanjut Donetta.

Foto: copyright facebook.com/lovewhatreallymatters

Ketika masuk rumah sakit, hal pertama yang dilakukan Ayah Donetta adalah menggenggam tangan sang istri tercinta. Sehari kemudian, mereka meninggal dunia dengan tangan yang masih saling bertaut. Tampaknya sampai maut pun mereka akan terus bersama. Bahkan saat di rumah duka, keduanya berada di tempat yang sama.

Foto: copyright facebook.com/lovewhatreallymatters

"Kuyakin mereka memasuki pintu gerbang surga sambil bergandengan tangan tanpa rasa sakit. Itulah yang membuat keluarga kami terus kuat. Kami sangat mencintai mereka dan yakin suatu hari akan melihat mereka kembali," tutup Donetta.

Benar-benar kisah yang mengharukan, ya Ladies. Kisah cinta kedua orang tua Donetta ini sungguh sangat menyentuh hati.

(vem/nda)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading