KAPANLAGI NETWORK
MORE
  1. VEMALE
  2. /
  3. LENTERA

Video Inspiratif: Memandang Rendah Orang Lain Cuma Bikin Kita Malu Sendiri

Rabu, 15 November 2017 11:15 Penulis: Endah Wijayanti
Dia bukan pencuri donatmu./Copyright pixabay.com

Vemale.com - Ladies, pernah nggak kamu merasa jadi orang yang paling benar karena penampilanmu terlihat lebih keren dan trendi dari orang lain? Seberapa sering kita memandang rendah orang lain hanya karena penampilannya yang kita anggap nggak oke sama sekali?

Video berikut ini akan kembali mengingatkan kita akan sesuatu yang penting. Mengingatkan kita bahwa kita memang tak sebaiknya gampang memandang rendah orang lain. Karena bisa-bisa kita akan kena batunya sendiri, bahkan bisa membuat kita malu sendiri.


Don't be so quick to judge others./Copyright youtube.com/Jay Lee

Seorang pria berada di bandara, ia mendapati ada diskon spesial bisa beli 5 buah donat dengan 5 dolar saja. Harga yang cukup murah. Tak perlu pikir panjang, ia pun langsung memesan satu kantong berisi 5 donat itu.

Bermulai dari sekantong donat murah./Copyright theopmarket.com

Sembari menunggu penerbangannya, ia mencari tempat duduk untuk menghabiskan waktu. Di seberang mejanya ada seorang bapak tua. Bapak tersebut berpenampilan compang-camping. Dengan sekali lihat, pria tersebut menganggap bapak tersebut adalah seorang tuna wisma.

Duduk berhadapan dengan seorang bapak tua./Copyright theopmarket.com

Ketika sedang asyik membaca koran, pria itu melihat bapak tua tersebut mengambil donat dari kantong kertas yang ada di meja. Cukup mengejutkan juga, "Kok bapak ini berani-beraninya mengambil donat dari kantong milikku," begitu kira-kira yang ada di pikiran sang pria berjas.

Bapak tua itu mengambil donat dari kantong di atas meja./Copyright theopmarket.com

Pria itu membiarkannya saja. Tapi kemudian si bapak mengambil lagi donat dari kantong kertas di atas meja tersebut. Merasa miliknya diambil, sang pria berjas bertindak lebih agresif. Ia pun mengambil sisa donat dari kantong itu dengan mimik muka jengkel. Sementara bapak tua itu santai saja, dia tetap menghabiskan donat yang ia ambil.

Bapak tua itu santai saja memakan donat./Copyright theopmarket.com

Sampai akhirnya, bapak tua itu bangkit karena pesawatnya sudah akan lepas landas. Sebelum benar-benar pergi, ia mengambil donat terakhir dari kantong kertas tersebut. Donat itu dibagi dua, separuh potongannya ia berikan pada pria berjas. Kemudian ia pun berlalu. Sang pria berjas itu pun bengong mendapatkan separuh potongan donat itu.

Donat terakhir dibagi dua./Copyright theopmarket.com

Ketika jadwal penerbangannya tiba, pria berjas itu pun mulai mengemasi barang-barangnya. Ia merapikan korannya, mengambil tasnya, dan mengambil jaketnya. Betapa terkejutnya ia ketika mendapati di bawah jaketnya, ada sekantong donat yang baru ia beli tadi.

Jadi rupanya donat yang ada di atas meja tadi bukanlah miliknya, melainkan milik si bapak tua. Dari awal, pria berjas tadi sudah berpikiran buruk. Dia telah salah sangka. Hanya karena merasa si bapak tua tadi penampilannya seperti seorang tuna wisma, ia beranggapan kalau donat di atas meja itu miliknya. Ia mungkin merasa mana mungkin seorang tuna wisma bisa membeli sekantong donat. Hingga dengan mudahnya ia berkesimpulan kalau donat di atas meja itu miliknya. Padahal, donat miliknya sedari tadi ada di bawah jaketnya. Duh, malu sendiri deh jadinya. Karena sedari awal, yang "mencuri donat" itu bukan si bapak tua, melainkan dirinya sendiri.

Kita mungkin pernah atau mungkin sering berada di situasi di mana kita merasa yang paling baik di antara orang lain. Sampai akhirnya kita tak sadar kalau ternyata kita jadi orang yang egois. Jangan sampai kita terlalu cepat menilai seseorang dari penampilannya saja, ya ladies. Jangan sampai ujung-ujungnya kita malah mempermalukan diri sendiri karena merasa paling benar sendiri.



(vem/nda)
KOMENTAR PEMBACA