1. VEMALE
  2. /
  3. KEUANGAN

Hobi Suami Perlu Diatur Budgetnya, Ini Tips Agar Hobi Jalan, Saldo Pun Aman

Senin, 20 Agustus 2018 11:00 Penulis: Winda Carmelita
Pentingnya mengatur budget hobi suami/Foto: copyright pexels.com/rawpixel

Vemale.com - Ladies, seperti aturan tidak tertulis, peran istri dalam rumah tangga salah satunya adalah sebagai menteri keuangan. Meski sumber pemasukan rumah tangga berasal dari suami atau keduanya, tetapi sebagai istri perlu mengelola keluar-masuknya perputaran uang keluarga agar selaras dan tidak meringis kemudian karena terbelit hutang.

Jika dulu orang tua kita memahami soal "sandang, pangan dan papan" dalam prinsip mengatur prioritas rumah tangga, generasi milenial seperti kita saat ini berbeda. Selain tiga hal primer, kebutuhan sekunder pun perlu dipertimbangkan pengeluarannya. Salah satu yang seringkali merisaukan adalah perkara hobi suami.

Setiap orang punya kebutuhan psikologis yang membuatnya akan selalu bersemangat melakukannya. Hobi, misalnya. Baik suami maupun istri pasti secara personal memiliki hobi yang ingin selalu dikejarnya. Hobi laki-laki seringkali memerlukan biaya yang besar, sebut saja hobi otomotif, fotografi, koleksi die cast atau pun hobi musik. Selama hobi tersebut tidak aneh-aneh sih, sebetulnya tidak masalah. Tetapi, bagaimana dengan budgetnya?

Nah, sebagai istri, yuk kita cari tahu cara mengatur budget hobi suami, agar tidak kebobolan dan kebutuhan primer pun tidak terganggu anggarannya, seperti yang dilansir dari cermati.com:

Memahami detil hobi suami

Die cast/Foto: copyright pexels.com/pixabay

Jika melihat dari permukaan, hobi mungkin saja terkesan menghabiskan uang semata. Tetapi jangan keburu menghakiminya, Ladies. Tanyakan pada suami, seperti apa dia menjalankan hobinya. Ada lho orang yang sangat senang dengan die cast mobil-mobilan. Kesannya seperti sekedar mainan anak. Nyatanya, ketika ia berhasil memodifikasinya menjadi die cast yang keren, hobinya itu menghasilkan pemasukan yang cukup besar bahkan diburu kolektor seluruh dunia.

Namun, jika hobi suami tidak menghasilkan uang, tetap dukunglah ya, Ladies. Anggaplah itu caranya melampiaskan kebosanan atas rutinitas sehari-harinya. Namun tetap ingatkan untuk mengendalikan diri terhadap pengeluarannya.

Beri rambu-rambu untuk budget hobinya

Foto: copyright pexels.com

Namanya 'menteri keuangan' di rumah, pasti ketar-ketir saat melihat begitu mudahnya uang mengalir keluar untuk hal-hal sekunder. Apalagi jika keluarga sudah mulai ketambahan beban membayar uang sekolah anak dan cicilan.

Sebaiknya Ladies cari tahu dulu, kira-kira seberapa besar sih pengeluaran untuk menunjang hobi suami. Perkirakan berapa harga barang hobinya, sekaligus biaya-biaya servis dan iuran klubnya. Mintalah suami untuk mendahulukan kebutuhan primer sebelum memenuhi hobinya. Berikan rambu yang jelas, misalnya budget Rp 150 ribu untuk membeli kaset dan vinyl sekali pameran. Jika lebih dari itu, artinya mengambil jatah bulan depan.

Baik istri maupun suami harus memahami hal ini dan menyepakati bersama-sama. Prinsipnya, "Senang-senang boleh, asal jangan melarat kemudian." Jangan pula terlalu pelit dan terlalu boros.

Soal mengatur budget hobi ini memang sensitif. Baik istri maupun suami, pasti ingin memenuhi egonya masing-masing. Jika keuangan terbatas, mau tak mau hobi memang dikorbankan. Tetapi saat hobi tak bisa dihentikan sementara budget pas-pasan, putarlah otak dengan mencari tambahan di luar pekerjaan agar budget hobi ini tidak mengganggu kebutuhan rumah tangga yang utama. Bicarakan semuanya secara terbuka antar pasangan.

(vem/wnd)
KOMENTAR PEMBACA
Klarifikasi Angbeen Rishi Soal Perseteruan Dengan Ibunya