Sukses

Beauty

Inilah Mengapa Gula Menjadi Musuh Wanita

Wanita memang doyan makanan yang manis-manis dan bentuknya menggemaskan. Seperti cokelat dan permen misalnya, selalu saja sulit ditolak oleh wanita. Tetapi siapa sangka di balik rasanya yang manis, ternyata gula menyimpan keburukan dan niat tidak baik bagi wanita.

Dan dengan diam-diam, gula menjadi musuh di dalam selimut yang membuat wanita harus...

Mengalami penuaan dini

Gula dapat membuat wanita mengalami penuaan dini. Lihat saja beberapa wanita yang usianya baru 17-18 tahun, Anda bahkan mengira bahwa usianya sudah 20an. Ada garis kerutan di wajah, bintik-bintik noda hitam, dan gejala penuaan dini lainnya.

Gula membuat sel-sel di dalam kulit mengecil dan bahkan mati, sehingga mudah sekali mengalami peradangan. Inilah mengapa Anda sering berjerawat, dan berketombe atau memiliki kulit kusam, kolagen yang seharusnya ada di dalam kulit menyusut jumlahnya.

Bikin berat badan naik

Seringkali makan yang manis-manis akan membuat berat badan naik. Tak peduli terkandung di mana, di susu, di biskuit, di dalam sirup, di dalam es, atau apapun juga, gula tetap harus dibatasi asupannya.

Berhati-hati pula agar tidak tertipu oleh label. Jika Anda berpikir bahwa makanan berlabel low sugar atau free sugar tidak akan membuat berat badan naik, maka Anda sudah terjebak.

Gula = 0 kalori

Gula tidak memiliki nutrisi apapun. Ia bahkan tidak memiliki kalori yang bermanfaat untuk menciptakan energi. Jadi apabila Anda merasa lapar, maka sebaiknya Anda mencari makanan yang berprotein, bukan malah makanan manis-manis yang hanya mengenyangkan sejenak saja.

Gula berbahaya bagi liver

Saat Anda mengonsumsi makanan manis, makanan tersebut tidak akan terurai menjadi energi. Tetapi ia akan disimpan dalam bentuk lemak. Dan inilah mengapa liver bekerja cukup keras.

Gula tinggi kolesterol

Tidak mengandung nutrisi yang bermanfaat, gula justru mengandung kolesterol jahat yang dapat memicu berbagai penyakit berbahaya bagi tubuh. Mulai dari penyakit jantung, diabetes, obesitas, penyakit liver, dan lain sebagainya.

Tidak berhenti makan makanan yang manis-manis, tetapi setidaknya Anda harus membatasi asupan makanan manis dengan gula buatan.

 

 

 

(vem/bee)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading