Sukses

Beauty

Awas Ladies, Sering Pakai High Heels Meningkatkan Risiko Gangguan Saraf

High heels atau sepatu hak tinggi menjadi item fashion yang paling digemari para wanita. Alasan wanita menyukai high heels, selain faktor stylish, juga membuat lebih percaya diri.

Bahkan fakta tersebut diungkapkan dalam studi yang dilakukan Spine Health Institue yang melaporkan bahwa lebih dari 72 persen wanita menggunakan high heels dalam kesehariannya.

Di balik cantiknya kaki yang terkesan jenjang ketika menggunakan high heels, tersimpan dampak mengerikan dan memicu kecacatan permanen apabila diabaikan. Ternyata high heels menjadi salah satu pemicu adanya gangguan saraf (neuropati) terutama di bagian kaki.

"Kalau dulu gangguan saraf atau neuropati disebabkan karena malnutrisi. Tapi sekarang bergeser, neuropati disebabkan karena lifestyle atau gaya hidup, termasuk penggunaan sepatu hak tinggi," jelas Dokter Spesialis Saraf Klinis, Manfaluthy Hakim dalam acara Neurobion di Jakarta, Selasa (31/07).

Jadi wanita yang sering menggunakan heels dapat menyebabkan perubahan pada bagian telapak kaki. Dengan kata lain, telapak kaki yang mendatar jadi melengkung dan terjadi penekanan di bagian ujung jari.

Bila terus menerus terjadi penekanan dapat menyebabkan saraf kehilangan kekuatannya dan melemah. Oleh karena itu, sebisa mungkin kamu wajib mengatur waktu penggunaan high heels. Kalau sudah muncul gejala seperti kaki kesemutan, kebas, bahkan muncul sensasi terbakar di bagian kaki dan pinggang, segera periksa diri ke dokter!

Semoga informasi ini bermanfaat dan kita semua semakin bijak dalam menentukan sepatu yang aman, nyaman serta sehat buat kita.



(vem/mim)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading