1. VEMALE
  2. /
  3. KELUARGA

Ketahui Pentingnya Menanyakan Cita-cita Pada Si Kecil

Jum'at, 10 Agustus 2018 15:00 Penulis: Luthfia Miranda Putri
Parenting/ Copyright : unsplash.com/ 4dgraphic

Vemale.com - Seiring bertambahnya usia, tentunya akan memiliki banyak pengetahuan dan referensi tentang masa depan. Banyak topik yang sering diobrolkan bersama keluarga tentunya menjadi salah satu faktor. Nah membahas soal tentang masa depan, apakah Mom pernah bertanya apa cita-cita si kecil? Hal ini penting untuk Mom tanyakan lho.

Menurut Shane Owens, seorang psikolog perilaku dan kognitif mengatakan bahwa jika Mom menyempatkan waktu untuk berbicara tentang apa cita-cita anak, maka mereka kelak akan menjadi apa saat besar nanti sangatlah penting untuk ditanyakan. Dengan melakukan hal tersebut, Mom bisa membantu anak untuk mempersiapkan mereka untuk kehidupan ke depannya.

Anak yang sudah tahu cita-citanya akan jadi apa kelak, bisa membuat orangtua dengan mudah mengajarkan anak-anak bahwa nantinya mereka akan hidup dalam masyarakat yang punya standar dan aturan. Sehingga, anak-anak tidak bisa seenaknya saja untuk mencapai cita-cita karena ada aturan dan norma yang harus diperhatikan.

Pentingnya menanyakan cita-cita anak/ Copyright : unsplash.com

Pentingnya menanyakan cita-cita anak/ Copyright : unsplash.com

Saat membicarakan cita-cita anak, Shane mengingatkan janganlah menjadi helicopter parents yang artinya menanyakan cita-cita sang anak dengan tujuan menyetir untuk punya cita-cita sesuai kemauan orangtua. Namun, jangan pula terlalu membebaskan anak dalam memilih cita-cita.

Sebagai orang yang baik, yang harus dilakukan adalah Mom mau mendengarkan kemauan anak dan memberi arahan. Cita-cita bukanlah sesuatu yang paten dan bisa berubah seiring bertambahnya umur anak. Orang tua hanya perlu membantu anak untuk memulai berpikir tentang cita-cita. Namun, setidaknya dengan membicarakan cita-cita anak nantinya akan bisa mulai memetakan akan menjadi siapa dan apa yang harus dilakukan untuk meraih cita-cita tersebut. Kalaupun cita-cita berubah di tengah jalan, toh bukan menjadi masalah. Yang penting kita tidak memaksakan kehendak pada anak dan hanya bertugas mengarahkan mereka.

Pasalnya, anak-anak di usia balita masih dalam taraf pemikiran kognitif konkret operasional. Sehingga mereka memutuskan sesuatu berdasarkan apa yang dilihat mereka dianggap menyenangkan jika dicoba. Selain itu, mereka juga bisa memilih cita-cita juga bisa dipengaruhi oleh pekerjaan orangtua yang sering mereka lihat.

Nah, untuk itu penting selalu untuk memberikannya perhatian serta arahan yang baik, Mom. Semoga bermanfaat.

(vem/mgg)
KOMENTAR PEMBACA
Ruben Onsu Cari Pertolongan, Orang-Orang Terdekatnya Jadi Korban