1. VEMALE
  2. /
  3. KELUARGA

7 Hal yang Seharusnya Tidak Dilakukan Orangtua Saat Mendidik Anak

Selasa, 13 Februari 2018 15:00 Penulis: Febi Anindyakirana
Tips mendidik anak/copyright Pexels.com

Vemale.com - Menjadi orangtua, terutama ibu, memang memiliki tanggung jawab yang besar. Bukan hanya perlu menjadi contoh yang baik, tapi juga harus bisa menjadi sosok yang menjadi pendukung terbesar perkembangan karakter anak sehingga menjadi pribadi yang baik. Tapi di saat mendidik anak, ada yang sebaiknya tidak dilakukan orangtua. Ini beberapa di antaranya.

1. Jari juru bicaranya
Saat bertemu orang lain, ada kalanya mereka bertanya kepada anak, namanya siapa atau umurnya berapa. Daripada menjawab pertanyaan itu sendiri sebagai pengganti anak, dorong anak untuk menjawabnya sendiri. Cara ini bukan hanya melatih keberanian anak tapi juga melatih kesopanan anak pada orangtua. Tapi hati-hati juga ya Moms, jangan sembarang memberi informasi pribadi anak pada orang lain karena banyak modus kejahatan.

2. Berusaha keras menjadi temannya
Ada kalanya, ketika anak beranjak remaja, ia tidak ingin lagi berjalan berdua lama-lama dengan ibunya. Timbulnya masa muda ini perlu dipahami oleh orangtua, jangan memaksakan diri untuk mengikutinya, mengetahui segala kegiatannya dan menempel padanya seakan temannya. Sebaliknya, beri perhatian sewajarnya, memberinya kepercayaan untuk melakukan segalanya sendiri. Justru dengan cara inilah anak akan terbuka dengan sendirinya pada orangtua.

3. Membantu secara berlebihan
Anak usia 2-3 tahu sudah hampir bisa melakukan apa-apa sendiri. Di usia ini, ibu memang perlu mengajarkan anak melakukan berbagai hal. Jangan terlalu membantunya. Mom cukup mengawasinya saja dan mendukung anak bahkan jika ia melakukannya agak lama. Ini jadi cara melatih skill kinestetik atau gerakan anak. Ini juga jadi latihan agar anak tidak manja dan bergantung pada orangtuanya.

Melatih kemandirian anak dengan tidak membantu berlebihan/copyright brightside.me

4. Menentukan apa yang harusnya ia suka
Setiapa anak punya kecenderungan sendiri secara alami seperti kecerdasan, hobi, bakat dan kemampuan lainnya. Orangtua bisa mengarahkan tapi jangan memaksakan kehendak. Ketika anak memiliki ketertarikan tersendiri terhadap bidang yang memang ia bisa melakukannya lebih baik, jangan memaksanya untuk berpindah haluan.

5. Mengabaikan keberhasilannya
Anak butuh dorongan, pujian dan masukan yang positif dari orangtuanya untuk memberinya motivasi dan mendorongnya semakin baik. Setiap hal baik yang ia lakukan perlu diapresiasi dan mengarahkan pada hal yang benar jika dirasa perlu arahan.

6. Mencampuri urusan pribadinya
Saat anak menjadi remaja dan mengalami pubertas, ada baiknya jika tidak terlalu ikut campur dengan kehidupan pribadinya. Awasi saja dari jauh, dan selama kegiatannya positif dan pada jalurnya, tidak perlu terlalu khawatir berlebihan pada apa yang ia lakukan.

Kenali bakat anak, bukan memaksakan kehendak/copyright brightside.me



7. Mengkritiknya berlebihan
Ada kalanya anak melakukan kenakalan tapi bukan berarti Mom bisa memberinya kritikan pedas hingga kata-kata kasar bernada tinggi yang justru membuatnya kehilangan semangat dan menutup diri. Ibu juga tidak seharusnya membanding-bandingkan anak dengan anak lain karena setiap anak punya kecepatan perkembangan sendiri-sendiri.

Itu beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan orangtua saat mendidik anaknya. Tentu tidak mudah menjadi ibu dan mendidik anak-anak. Ada banyak hal yang membuatmu banyak belajar setiap harinya, namun justru inilah tantangannya jadi orangtua. Benar nggak ladies?

(vem/feb)
KOMENTAR PEMBACA
Menyusui Juga Perjuangan, Semangat Mom!