KAPANLAGI NETWORK
MORE
  1. VEMALE
  2. /
  3. KELUARGA

Begini Cara Mengajarkan Kids Zaman Now Peduli Sesama & Tahu Sopan Santun

Jum'at, 10 November 2017 11:30 Penulis: Febi Anindyakirana
Tips mengajarkan anak untuk peduli/copyright Pixabay.com

Vemale.com - Jika kamu adalah generasi tahun 80 atau 90an, mungkin kamu menyadari ada banyak sekali perbedaan antara kids zaman now dan anak zaman dulu. Mulai dari kelakuan, kepribadian, dan gaya hidup, semua jauh berbeda, salah satunya adalah karakter peduli terhadap sesama.

Dan hal ini tidak lepas dari peran orangtua yang ikut bertanggung jawab dengan pembentukan karakter anak. Nah, bagaimana caranya membesarkan anak yang punya moral dan jiwa emosional yang peduli dengan orang lain? Ternyata peneliti asal Harvard University tahu bagaimana caranya. Begini guideline-nya.

1. Kembangkan ikatan keluarga penuh kasih

Satu hal yang penting menanamkan rasa sayang dan peduli pada orang lain adalah dengan menerapkannya sendiri di dalam keluarga. Ibu dan ayah yang penuh kasih, saling jaga dan saling peduli akan melatih emosi anak. Karena anak akan mencontoh apa yang dilakukan orang tua, maka sikap kasih sayang juga akan terpatri dan membentuk karakternya.

Cara membesarkan anak yang peduli dan punya etika/copyright Pixabay.com

2. Menanamkan standar etika sosial yang tinggi

Jika kamu pikir anak-anak butuh punya etika yang baik terhadap sesama, orang yang lebih tua, punya sopan santun dan tahu bagaimana bersikap di situasi apa pun, maka berikan kedisiplinan sikap itu sejak dini. Jangan berpikir 'ih...lucunya' atau 'wajar, dia masih anak-anak' saat si kecil melakukan sikap menyakiti orang lain. Jika anak melakukan apa yang tidak seharusnya dilakukan pada orang yang lebih tua, maka ingatkan dan tunjukkan bagaimana seharusnya ia bersikap.

3. Biarkan anak mengenal banyak orang

Untuk melatih dan membangun karakternya, ajak anak untuk mengenal banyak orang. Mulai dari saudara dekat, tetangga, teman sekolah, penjual makanan dan bahkan staf sekolah. Penting bagi anak bisa mengenal secara luas tentang berbagai macam orang sehingga ia bisa melatih sense emosional dan moralnya.

Sebagai makhluk sosial, wajar jika seseorang membutuhkan orang lain dalam hidupnya, bahkan bisa dikatakan tak bisa lepas dari bantuan orang lain. Jadi, jika tak ingin anak kamu tumbuh seperti kids zaman now yang sepertinya lebih individual dan mementingkan diri sendiri dibanding mengasah etika sosialnya, terapkan tiga hal di atas ya Moms.

(vem/feb)
KOMENTAR PEMBACA