KAPANLAGI NETWORK
MORE
  1. VEMALE
  2. /
  3. KELUARGA

Dihina Karena Letakkan Bayi di Lantai, Pembelaan Ibu Ini Bikin Terenyuh

Selasa, 03 Oktober 2017 16:00 Penulis: Zika Zakiya
Molly Lensing/Facebook.com

Vemale.com - Dunia maya terenyak ketika muncul foto seorang ibu yang sedang duduk di kursi memainkan gadget dengan bayi kecil yang tergeletak di kakinya. Wajah si ibu terlihat kesal dan lelah. Sedangkan sang bayi yang masih berusia dua bulan bergerak-gerak sejatinya bayi yang ditempatkan di atas alas landai.

Foto itu dilengkapi dengan wajah seorang gadis muda yang duduk di kursi sebelah sang ibu. Gadis itu melihat iba kepada si bayi karena digeletakkan begitu saja.

Foto ini diambil secara diam-diam setahun lalu oleh seorang netizen. Dengan komposisi seperti itu, ia menambahkan caption yang menohok. "Albert Einstein said, 'I fear the day that technology will take on our humanity . . . the world will be populated by a generation of idiots." (Albert Einstein pernah bilang,"Saya khawatir teknologi akan mengambil rasa kemanusiaan kita...dunia akan penuh dengan generasi idiot).

Molly Lensing/Facebook

Sontak imaji yang menyentuh ini langsung viral dan memunculkan nama Molly Lensing sebagai ibu dalam foto tersebut. Lensing mengaku sejak saat itu ia menerima banyak kecaman dan ancaman, bahkan didesak untuk segera menyerahkan anaknya ke dinas sosial.

Tapi sesungguhnya bukan kejahatan seorang ibu yang terjadi dalam foto itu. Lensing menjelaskan apa yang terjadi ketika foto itu diambil secara diam-diam. "Kami terjebak dalam situasi tidak beruntung terjebak dalam pemadaman komputer Delta (nama maskapai di AS)," ujar Lensing seperti dikutip dari Parents Today.

Pemadaman itu membuat penerbangan Lensing dan putrinya, Anastasia, terjebak dalam delay berkali-kali hingga membuat mereka terjebak selama 20 jam di bandara. Semua ibu tahu bahwa bepergian dengan anak kecil bukanlah hal mudah dan ini membuat Lensing mengambil keputusan yang ternyata membuatnya dikecam.

"Anastasia sudah berjam-jam digendong di buaiannya. Lengan saya lelah dan dia pun butuh meregangkan tubuh. Saya juga harus berkomunikasi dengan semua anggota keluarga yang bertanya-tanya di mana kami terdampar," tambah ibu dari tiga anak itu.

Keluarga Molly Lensing/Facebook

Berbulan-bulan kemudian, Lensing yang bekerja sebagai perawat baru sadar bahwa wajahnya dan sang bayi beredar di dunia maya dengan kecaman yang menyakitkan. Lensing merasa bahwa privasinya sudah dilanggar.

"Saya baru saja mulai bekerja di lantai persalinan. Dan saya takut luar biasa jika rekan sekerja atau atasan saya melihat foto itu dan menyimak komentar yang ada lalu mulai percaya bahwa saya tidak pantas terlibat dengan bayi. Untungnya, ini tidak pernah terjadi," tambah Lensing.

Foto ini akhirnya menjadi pelajaran bahwa kita tidak bisa seenaknya mengambil foto orang dengan tujuan menjelekkan yang bersangkutan tanpa ada penjelasan. Hanya satu jepretan saja maka seluruh hidup si subjek foto bisa berubah total.

Coba balik posisinya jika itu adalah kamu yang diperlakukan demikian. Maukah kamu dipermalukan di media sosial hanya karena ada orang yang tidak mengerti posisimu? Yuk, kita lebih bijak dan berpikir lebih matang ketika menggunakan media sosial.

(vem/zzu)
KOMENTAR PEMBACA