KAPANLAGI NETWORK
MORE
  1. VEMALE
  2. /
  3. KELUARGA

Nggak Semua Anak Juara Kelas Bisa Sukses Saat Dewasa, Alasannya..

Senin, 13 Maret 2017 11:30 Penulis: Endah Wijayanti
Foto: copyright Dephotology (@kukuhphoto)

Vemale.com - Memiliki anak pintar yang selalu bisa jadi juara kelas jelas jadi sebuah kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri. Tapi jangan sampai anak jadi merasa tertekan dan sulit mengembangkan potensinya karena tuntutan untuk jadi juara kelas. Kenapa? Karena tak semua anak yang pernah jadi juara kelas saat sekolah bisa jadi orang sukses ketika dewasa.

Bukan bermaksud untuk menyuruh anak malas-malasan saja saat belajar atau sekolah. Cuma kita sebagai orang tua perlu memahami bahwa ada banyak aspek lain yang perlu diperhatikan untuk membuat anak jadi orang sukses ke depannya. Bukan cuma menekannya dan menuntutnya jadi juara kelas tapi juga membantunya untuk mengembangkan kemampuan sosial dan emosinya.

Seperti yang dilansir oleh lifehack.org, seseorang perlu berpikir luas (out of the box) daripada cuma menuruti semua yang diperintahkan orang lain untuk bisa sukses. Ada banyak aspek yang perlu dipelajari anak selain mata pelajaran di sekolah, seperti cara untuk bisa tetap menjalani hari-hari dengan semangat dan bahagia, menjaga hubungan baik dan sehat, bekerja cerdas, dan cara mewujudkan impian yang selama ini diinginkan.


Memastikan anak mendapat nilai baik di semua mata pelajaran di sekolah memang perlu. Tapi jangan lupa kita juga perlu membantunya mengembangkan bakat serta kemampuannya. Juga membangun rasa percaya dirinya agar bisa bertahan dan berjuang melakukan yang terbaik dalam hidup, tak terjebak dalam zona nyaman.

Di sekolah, biasanya seorang anak harus benar-benar patuh dan rajin untuk bisa jadi juara kelas. Mulai dari mengerjakan semua PR tepat waktu, mengerjakan ujian sebaik mungkin, dan mematuhi semua aturan sekolah. Bukan bermaksud mengatakan sistem sekolah itu selalu buruk. Hanya saja kita juga perlu lebih terbuka dalam berusaha memberi ruang lebih pada anak untuk belajar dari dunia nyata dan pengalaman hidup.

Anak juga perlu belajar mandiri dan memahami bahwa terkadang hidup berjalan tak sesuai dengan harapan atau keinginan. Kuatkan mental anak dengan terlibat dalam kegiatan-kegiatan lain di luar sekolah. Tanamkan pemahaman bahwa belajar itu bisa di mana saja dan dari mana saja. Karena anak yang dulunya juara kelas bisa jadi orang yang gagal saat dewasa karena belum memiliki kemampuan mental dan emosi yang kuat serta stabil menghadapi kerasnya hidup.

Kalau menurut Moms sendiri bagaimana? Punya tips-tips terkait dengan membantu anak untuk bisa berhasil dan sukses dalam hidupnya?



(vem/nda)
KOMENTAR PEMBACA