Sukses

Parenting

Mengarahkan Tanpa Membentak, Ini Tips Mengasuh Anak Hiperaktif

Mengasuh, mendidik, dan membesarkan anak hiperaktif memang tak mudah. Anak hiperaktif bahkan seringkali sulit untuk diarahkan. Tak bisa diam dan sering bikin onar. Aduh, bikin pusing deh.

Sebagai orang tua kita memang harus bisa memiliki stok sabar yang banyak. Tak baik untuk selalu membentak atau memarahinya dengan penuh emosi dan nada tinggi. Biar nggak banyak drama, ada tips-tips sederhana yang bisa Moms coba untuk mengarahkan anak hiperaktif tanpa harus capek-capek membentak atau memarahinya. Let's check this out!

Membuat Aturan yang Sama-Sama Disepakati

Seperti yang dilansir oleh lifescript.com,anak hiperaktif itu seringkali bikin masalah dalam lingkungan yang bebas aturan. Kalau ingin anak tak gampang berbuat onar, coba untuk membuat aturan atau batasan yang bisa disepakati bersama. Dengan begitu, anak bisa lebih mudah menjaga sikapnya karena ada aturan yang sudah dibuat.

Penting juga untuk memahami bahwa anak hiperaktif itu bukan anak nakal. Hiperaktif bisa disebabkan oleh gangguan psikologis yang dikenal dengan nama Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), sebuah gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif, serta susah memusatkan perhatian. Kondisi ini merupakan adanya gangguan pada kemampuan sel-sel otak untuk menyalurkan informasi. Sehingga kalau kita memberi perintah atau instruksi, ada baiknya memilih kata-kata yang singkat dan bisa langsung dipahami anak.

Libatkan Anak untuk Melakukan Pekerjaan Rumah Tangga

Bantu anak untuk menyalurkan energinya dengan melakukan hal yang bermanfaat. Bersama-sama seluruh anggota keluarga yang lain, kerjakan suatu pekerjaan rumah dengan cara yang menyenangkan. Seperti menyiram tanaman atau merapikan mainan bersama-sama.

Arahkan Anak untuk Melakukan Kegiatan yang Kreatif

Penting untuk bisa mendampingi anak di setiap kegiatannya. Kita bisa mengarahkan anak untuk memilihkan kegiatan yang kreatif. Sehingga anak bisa memfokuskan energinya dan berkonsentrasi penuh pada yang sedang dikerjakannya.

Kita bisa juga mengajak anak jalan-jalan secara teratur. Seperti yang dikutip oleh indiaparenting.com,para peneliti menyebutkan bawah jalan kaki secara rutin bisa meningkatkan kemampuan konsentrasi pada orang dewasa dan juga anak-anak. Selain itu, bimbing anak untuk belajar teknik pernapasan saat sedang marah. Ketika anak marah atau mulai menunjukkan sikap agresifnya, bimbing ia untuk menarik napas dalam-dalam. Dengan begitu, ia bisa lebih mengenal emosinya dengan baik.

Arahkan Anak untuk Memilih Sendiri Buku Bacaannya

Mengasuh dan mendidik anak hiperaktif, kita harus benar-benar bisa mengendalikan diri untuk tetap tenang terlebih dahulu. Bantu anak untuk menyukai kegiatan membaca. Sebagai langkah awal, minta ia untuk memilih sendiri bahan bacaannya. Lalu habiskan waktu bersamanya membaca buku yang ia suka. Kegiatan ini akan membantu anak bisa fokus dan berkonsentrasi dengan baik.

Ada banyak cara yang bisa dipilih sebenarnya dalam hal mengasuh dan mendidik anak. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi yang dihadapi. Sebagai orang tua kita harus bisa terus belajar. Mengasuh dan mendidik anak akan membuat kita terus belajar hal-hal baru setiap saatnya. Dan proses ini pada akhirnya juga akan mendewasakan kita menjalankan peran sebagai orang tua yang lebih baik dari waktu ke waktu.

(vem/nda)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading