1. VEMALE
  2. /
  3. KEHAMILAN

Hamil Bayi Kembar 4 di Usia 50 Tahun, Kisah Wanita Ini Viral

Sabtu, 15 September 2018 12:27 Penulis: Rohmitriasih
copyright unsplash.com/Paul Lin

Vemale.com - Usia ideal untuk menjalani kehamilan adalah usia antara 25 tahun hingga 35 tahun. Meski begitu, tidak sedikit wanita yang nekat hamil di usia sebelum 25 maupun usia di atas 35.

Hamil di usia lebih dari 35 adalah suatu hal yang sangat berisiko buat ibu maupun janin. Tapi pada kenyataannya, ada beberapa wanita yang memutuskan hamil di usia lebih dari 40 tahun seperti wanita bernama Tracey Britten berikut ini.

Melansir dari laman thesun.co.uk, Tracey hamil di usia 50 tahun. Tidak tanggung-tanggung, wanita ini hamil bayi kembar 4. Tracey sendiri merupakan seorang wanita yang berasal dari Inggris. Sebelumnya, ia sudah memiliki 3 anak dan 8 cucu. Hanya saja, karena Tracey beranggapan jika kelahiran bayi adalah anugerah tersendiri dalam keluarganya, ia dan suami memutuskan untuk melakukan program bayi tabung agar bisa hamil lagi.

Tracey Britten/copyright thesun.co.uk

Wanita ini melakukan program bayi tabung di Cyprus dan menghabiskan dana sekitar Rp121 juta. Tracey meminta dokter menanamkan empat embrio sekaligus dan kini keempatnya telah menjadi bayi di kandungannya. Bayi kembar empat di kandungan Tracey tumbuh dan berkembang sehat sejauh ini.

Bayi yang ada di kandungan Tracey sendiri terdiri dari 3 bayi perempuan dan 1 bayi laki-laki. Ada kisah menarik mengapa di usia 50 tahun Tracey justru mantap ingin hamil. Pada tahun 2003, wanita ini bercerai dengan suaminya. Dua tahun kemudian, ia bertemu dengan Stephen yang kini menjadi suami keduanya. Satu tahun setelah pernikahannya dengan Stephen, Tracey berhasil mengandung. Tapi, karena suatu hal kandungan tersebut harus diaborsi.

Pengalaman itulah yang membuat Tracey sempat trauma selama beberapa tahun. Dan kini, saat ia menganggap semuanya akan baik-baik saja, ia mantap untuk melakukan program bayi tabung dan melahirkan bayi-bayi di kandungannya dengan sehat serta selamat.

(vem/mim)
KOMENTAR PEMBACA
Halangi Bajaj, Pejalan Kaki Tiduran di Trotoar