1. VEMALE
  2. /
  3. KEHAMILAN

5 Perbedaan Baby Blues dan Depresi Postpartum yang Wajib Mom Ketahui

Kamis, 12 Juli 2018 14:05 Penulis: Ayu Puji Lestari
Ibu/copyright pexels.com/@daria-shevtsova

Vemale.com - Mom, mungkin sering mendengar istilah baby blues, masalah psikologis yang biasa dialami oleh ibu setelah melahirkan. Banyak orang menganggap jika baby blues sama dengan depresi postpartum. Nyatanya, kedua masalah psikologis ini adalah dua hal yang berbeda. Gejalanya memang serupa namuan baby blues dapat meningkatkan depresi postpartum tiga kali lipat.

Berikut ini adalah 5 perbedaan gejala dari Baby Blues dan Depresi Postpartum yang perlu mom ketahui. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Perbedaan Gejala

Baby Blues biasanya ditandai dengan perubahan emosi yang cukup signifikan pada ibu. Perubahan emosi tersebut terlihat dari naik turunnya emosi, rasa sedih, mudah lupa, mudah tersinggung dan stres ketika bayi lahir. Ibu yang mengalami Baby Blues juga sering menangis dan sering merasa cemas karena takut tidak bisa merawat bayinya dengan baik.

Postpartum Depression (PPD) memiliki gejala yang lebih serius. Ibu dengan PPD biasanya merasa kehilangan nafsu makan atau justru makan berlebihan. Ibu bisa juga mengalami kesulitan tidur atau justru tidur berlebihan. Selain itu, ibu yang mengalami PPD akan merasakan kelelahan yang berarti dan tidak berenergi meskipun sudah beristirahat dengan cukup.

2. Perbedaan Durasi Gejala

Baby Blues biasanya hanya dialami beberapa hari dan paling lama bertahan hingga 2 minggu. Sementara gejala PPD dialami paling sedikit 1 bulan dan dapat bertahan hingga 1 tahun setelah melahirkan.

3. Perbedaan Kemunculan Gejala

Gejala Baby Blues umumnya muncul mulai dari 2 sampai 3 hari setelah melahirkan. Sementara PPD biasanya muncul pada bulan kedua atau ketiga setelah melahirkan. Akan tetapi, menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders V (DSM-V) yang merupakan panduan penentuan diagnosis gangguan mental, gejala PPD dapat muncul sejak ibu masih hamil.

4. Perbedaan Penyebab

Baby Blues dipercaya lebih disebabkan oleh perubahan fisiologis yang dialami ibu setelah melahirkan, dan intensitasnya dipengaruhi oleh faktor-faktor psikologis. Sementara Postpartum Depression lebih banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor psikososial seperti stres berlebih yang dialami ibu. Stres tersebut berkombinasi dengan perubahan hormon, situasi kehidupan yang sulit (contoh: kesulitan ekonomi), dan berbagai masalah lainnya.

5. Perbedaan Tingkat Keparahan

Baby Blues merupakan gangguan yang lebih ringan dibandingkan PPD. Hal tersebut dikarenakan Baby Blues tidak sampai mengganggu kemampuan ibu dalam mengasuh anaknya. Meskipun ibu merasa sedih dan tidak berdaya selama beberapa hari, namun ibu dengan Baby Blues masih bisa mengurus bayinya.

Berbeda dengan ibu yang memiliki PPD yang gangguannya lebih serius. Ibu dengan PPD mengalami gejala-gejala depresi klinis. Gejala-gejala tersebut membuat ibu dengan PPD merasa harga dirinya rendah, tidak mampu menjadi ibu yang baik, dan ada juga yang menghindari bayinya.

Mom, demikian 5 perbedaan baby blues dan depresi postpartum yang perlu diketahui. Tetap tenang dan jika memang ada masalah jangan ragu untuk meminta bantuan kepada orang terdekat. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Sumber: liputan6.com

(vem/apl)
KOMENTAR PEMBACA
Citra Scholastika Ditantang Tirukan Ghea, Marion & Jodie