1. VEMALE
  2. /
  3. KEHAMILAN

Jerawat Muncul Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Selasa, 12 Juni 2018 14:30 Penulis: dr. Andre Kurniawan, M.Biomed, AAM
Foto: copyright pexels.com

Vemale.com - Kehamilan merupakan anugerah yang diharapkan oleh kebanyakan ibu-ibu atau para calon ibu. Ada kebahagiaan karena mengetahui harapan untuk mendapatkan buah hati akan segera terwujud, tetapi dalam proses kehamilan yang berjalan akan ada banyak perubahan yang terjadi dalam diri ibu baik secara fisik maupun psikis. Kesiapan ibu secara fisik dan psikis sangat diperlukan agar proses kehamilan dapat berjalan lancar hingga pada akhirnya ibu dapat melahirkan buah hati dengan sehat dan selamat.

Perubahan fisik mulai tampak dengan bertambahnya berat badan yang diikuti dengan perubahan-perubahan pada kulit. Pada ibu hamil akan terjadi peningkatan sirkulasi cairan dalam tubuh, pada kulit efeknya membuat kulit jadi nampak lebih cerah disertai rona kemerahan (hal ini mungkin dialami sebagian ibu hamil), terjadi peningkatan aktivitas kelenjar sebaceous yang memproduksi sebum atau minyak di wajah, muncul bercak gelap pada wajah. Beberapa perubahan pada kulit biasanya akan dianggap mengganggu penampilan bagi ibu hamil seperti jerawat, noda hitam dan strech marks.

Ibu hamil rentan berjerawat/Foto: copyright pexels.com

Jerawat pada kehamilan muncul sebagai akibat meningkatnya kadar hormon androgen yang menyebabkan aktivitas kelenjar sebaceous yang memproduksi sebum di wajah. Jerawat pada kehamilan biasanya dapat membaik seusai persalinan seiring dengan kembalilnya kondisi hormonal sebelum kehamilan.

Penanganan jerawat pada kehamilan dilakukan dengan menjaga kebersihan kulit wajah. Pembersihan kulit wajah dilakukan dua kali sehari atau setelah kulit berkeringat banyak menggunakan sabun yang bersifat lembut bagi kulit. Menjaga tangan tetap bersih saat menyentuh wajah juga penting untuk menghindari kotoran menempel di wajah, selanjutnya rutin mengganti sarung bantal dan sprei yang dipakai tidur.

Produk topikal tretionin atau isotretionin harus dihindari selama kehamilan karena dapat mengganggu pertumbuhan janin walaupun penyerapan dari kulit ke pembuluh darah sangat sedikit. Sebagai gantinya disarankan produk topikal yang mengandung azelaic acid atau benzoil peroxide.

Penting untuk diketahui oleh ibu hamil bahwa banyak produk topikal yang belum diketahui pasti efeknya bagi kehamilan jadi berkonsultasi dengan dokter merupakan langkah yang tepat untuk mendapatkan pengobatan jerawat dalam kehamilan.

Sumber: Olive Tree Health and Beauty Center

(vem/wnd)
KOMENTAR PEMBACA
9 Atlet Ganteng & Cantik Indonesia yang Berlaga di Asian Games 2018