Sukses

Parenting

Trik Cegah Stretch Marks Bagi Ibu Hamil

Saat hamil bukan saja berat badan akan meningkat, melainkan banyak perubahan lainnya yang dialami para ibu hamil salah satunya kulit yang meregang atau stretch marks.

Biasanya, masalah ini muncul disekitar perut, paha, hingga pinggang. Menurut dr. Kevin A. Maharis, BMedSc, DipDerm, dokter estetika, Stretch Marks akan mulai muncul pada trimester terakhir kehamilan atau saat perut ibu mulai membesar. Memang hal ini tidak akan mengganggu janin, namun akan mengganggu penampilan apalagi setelah melahirkan.

“Stretch marks biasanya membuat kulit jadi kehitaman, tidak mulus ini yang membuat ibu khawatir akan penampilannya,” ujar dr. Kevin saat ditemui dalam acara peluncuran Bio-Oil ukuran 200ml di Jakarta Selatan (13/2).

Stretch marks/copyright vemale/anisha

Nah moms, sebenarnya masalah stretch marks tersebut dapat dicegah. Dr. Kevin mengarahkan sebelum perut menjadi besar, rajinlah moms menggunakan pelembab seperti Bio Oil, dua kali sehari, menghindari menggosok kulit dengan handuk secara kasar karena akan membuat kulit kering, mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin E, C, zinc, dan silica untuk membantu pembentukan kolagen, dan olahraga yang aman bagi kehamilan.

“Kolagen dapat membuat kulit lebihh kencang. Semakin kencang kulit seseorang, maka akan semakin kecil kemungkinan terjadi stretch marks,” tuturnya.

Product Manager PT. Radiant Sentral Nutrindo, Nurhayatini, mengatakan, bahan-bahan seperti campuran minyak esensial alami seperti lavender, calendula, rosemary, chamomile, vitamin A dan E yang terdapat pada Bio Oil mampu meremajakan kulit, membuat kulit lebih halus, lembut dan kenyal, serta memperbaiki jaringan kulit dari ujung rambut hingga ujung kaki.

"Bio-Oil dapat membantu mengurangi permasalah kulit seperti stretch marks yang timbul karena proses kehamilan maupun perubahan berat badan secara drastis,” tutupnya.

(vem/asp/apl)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading