• HOME
  • INSPIRING
  • BODY & MIND
  • RELATIONSHIP
  • KULINER
  • FASHION
  • PLUS
  • ZODIAK
  • RAGAM
/inspiring/words-of-love/index3.html

INSPIRING - WORDS OF LOVE




  • Silhuet : lanskap senja

    oleh : Dimas Arika Mihardja

    katakata mengarus dan berpusar
    mengalirkan silhuet dan lanskap hidup
    penuh warna:
    mata berkacakaca

    terasa ada yang lepas dari jemari
    meluncur ke angkasa
    dan hati tersileti:
    nyeri

    relief dan pahatan begitu tegas
    kaligrafi dinding hari:
    puisi

    bengkel puisi swadaya mandiri, 2007-03-30

  • Tragedi

    oleh : Sunlie Thomas Alexander

    sebuah rahasia malam yang asing:
    akhir Juli, bangku kayu, jalan yang basah
    menjadi hantu bagi percintaan kita!
    kadang-kadang,
    Tuhan memang menghilang
    dan ketakutan tumbuh
    sebagaimana cendawan
    begitulah kau menangisi musim yang jauh
    ah, betapa aku merindukan
    bau tubuhmu,
    juga senyum yang pias itu:
    berulang ulang menusuk dada,
    hingga waktu berceruk luka
    tapi bukan waktu semena,
    bukan batu semata
    seperti selongsong peluru pemburu
    bersarang dalam ingatan kita
    di sebuah simpang kenangan,
    di tikung jalan, sia-sia
    aku meluputkan sangsi
    yang bertumbuh pada cinta yang purba,
    pada raut wajahmu yang melankolia
    hingga seseorang melengkingkan terompet
    seperti sebuah tanda perang
    bagi masa silam
    lalu namamu, namaku, beralih
    bagai bintang di dini hari
    tapi itu bulan Juli, Tuhan sedang pergi
    dan kita sama takutnya menyangkal diri

    Yogyakarta, 2007

  • Kesendirianku

    oleh : Dicky Ryansyah

    Kutekuni kesendirianku di tengah terik sang mentari
    merindu hujan datang hembuskan kesejukan
    sejuta bait syair indah tertuang lewat alunan pena menari
    ingatkan sejenak jiwa akan puisi cinta memilukan
    dulu aku hanya sebatas kata yang memuram wajah dunia
    menghantarkan kesedihan lewat embun di atas dahan meranggas
    ilalang enggan menyentuh
    sepoi angin tak kuasa merengkuh
    hati yang terjebak dalam lorong kematian
    kini aku enggan merindu lagi
    biarlah kesendirian ini abadi
    dalam kesendirian…
    tak pasti jiwa yang terpatri

  • Mengayuh Biduk: cerita cinta sang bohemian yang kasmaran

    oleh : Dimas Arika Mihardja

    biduk diatas air membawa ari melintasi pulau birahi
    menuju pulau berhalo yang memisteri
    menguak bianglala dan cakwawala
    di dada nelly

    nelly adalah sajak yang paling tuak
    yang kautenggak di teras ketika menunggu kereta senja
    gerak malam terasa berwarna
    ketika kautanam sungai rembulan
    di belakang taman makam pahlawan
    di rindang reranting kamboja

    telah kauziarahi kota mimpi
    membakar matahari bersama nelly
    menjelajahi kerinduan bintang yang menggelegar
    meledakkan perkampungan mimpimimpi ani abunjani
    merekontruksi requim kota kenangan
    kemudian mengubur rumah bangkai
    di dasar sungai batanghari pada dini hari

    bengkel puisi swadaya mandiri, 2007-01-28

  • PERJALANAN, 4 - buat Afrizal Malna

    oleh : Dimas Arika Mihardja

    dalam sepatu kita isi rindu-rindu
    sokrates netes: mencairkan luka
    chairil menggigil saat kaupanggil
    dan tardji di mana-mana menagih janji

    puisi jadi basi, tanpa kita sadari
    puisi jadi saksi, tanpa kita pahami
    puisi jadi melati, tanpa mewangi
    puisi jadi belati, menusuk relung hati

    satu lagi: kita berpusar-pusar di tengah pasar melelang sesuatu
    yang telah hilang: kesederhanaan
    0, dimana filsafat kausimpan di mana
    makrifat kaupahat di mana
    “abad yang berlari” di mana
    kausembunyikan suarasuara-maknamakna-lukaluka
    mikrofon?

    o, abad yang berlari
    melesat tinggalkan kita
    sendiri

    Jambi, 1993

  • Penantian dan Kesedihan

    oleh : Renita

    Sinar mentari memancarkan
    Pertiwi kala itu
    Terik terlihat namun kelam yang ada
    Saat ku ratapi wajahnya

    Terik pun tak terasa
    Saat rasa bertepuk hampa
    Menyeringai jiwa sesal ada
    Hanya penantian yang terasa

    Saat anugrah Tuhan ada
    Hampiri sosok mati ini
    Tapi alangkah malangnya
    Hidup tanpa cinta baginya

    Rasa dalam jiwa bersenandung dalam raga
    Hampa kecewa yang menyiksa
    Untuk sosok kosong tak berdaya
    Hanya jiwa rapuh yang tersisa

  • Menanti Cinta

    oleh : Tiara Pradana Putri

    Malam-malam panjang begitu dingin dan sunyi
    seakan mati luluh lantah
    kesepian rajai hati dan buat rasa hampa
    merasa sendiri di tengah keramaian
    mimpi-mimpi indah buai aku dengan cinta
    imajinasi yang tak terarah membuat tidurku terasa nikmat
    entah kapan engkau hadir
    sampai kapan harus menunggu
    ada rasa lelah dan pasrah
    cinta, masih adakah untuk ku?

  • Penyesalan

    oleh : Vhina Ahyuni

    Mungkin jika waktu itu kau masih memaafkanku,
    Akan kutunjukkan sisi lain yang membuatmu bahagia
    Dan kita tetap bersama selamanya

    tapi…
    Kesempatan tak berpihak padaku
    Aku tak dapat lagi memperbaiki segala kesalah-kesalahanku

    Maaf…
    Untuk semua yang kulakukan
    Untuk apa yang mungkin telah melukaimu
    kini kusadari, bahwa cinta itu benar adanya
    dan kaulah satu satunya yang membuatku bahagia

    Naifnya diriku yang tak menyadari ini sebelumnya
    Aku yang tak pernah benar
    Aku yang selalu egois
    Aku yang selalu mengabaikanmu
    Aku yang selalu menyakitimu dengan segala kebodohanku

    Kutahu, sesal itu tiada arti
    semua terlambat kusadari

    Maaf..
    Aku terlalu pendiam
    Aku terlalu pengecut menghadapi semuanya
    Hingga takdir itu mengambilmu dariku
    Sempat kuberharap bisa mengubah semua itu
    Tapi aku tak bisa

    Masa lalu adalah kenangan yang harus kulupakan
    Kini kurasa, kuharus beranjak
    Karena semuanya telah terlambat..

  • Masih Rindu

    oleh : Ironi Bisu

    Begitu beratnya melepas rasa ini
    Terkadang hati teriak dengan kehampaanya
    Tersentuh oleh pemaknaan tanpa batas

    Aku tak dapat bergerak
    Hanya diam dan terpaku dalam kebimbangan

    Aku pun mulai berfikir
    Apakah perasaan ini harus berakhir disini
    Atau mungkin berlanjut hingga akhir waktu

    Mungkin aku bukanlah pria yang berani menerjang samudra cinta yang luas
    Aku hanya sebuah Ironi yang Bisu
    Yang berusaha masuk kedalam elegi hatimu

    Waktu telah membiarkanmu mengisi altar persemayaman jiwa
    Melengkapi jejak kecilku
    Berjalan bersama kehidupan

    Rasa rindu ini berkecamuk dalam sanubari
    Membuat raga ini tak berdaya melawan bayangan wajahmu
    yang selalu mengikutiku
    Ilustrasi warnamu menghanyutkan raga sampai ke asa
    Terdampar diakhir pelangi

  • Khayalku Menanti Cinta

    oleh : Casro Septiana

    Bulan... Bintang...
    Terangi hatiku
    Tunjukan padaku
    Cinta sejatiku

    Langit... Bumi...
    Bawalah diriku
    Arungi hidupku
    Tuk mencari cinta

    Smoga saja diriku dapat temukan cinta sejatiku
    Dan membawa cinta tuk hidup bersama selamanya

    Air... Angin...
    Tolonglah diriku
    Dalam menghadapi
    Semua cobaan hidupku


 Prev  1  2  3  4  5  6  7  8  Next  Last 
ZODIAK HARI INI

Taurus

Jangan lupa dengan kebutuhan yang kamu perlukan.