KAPANLAGI NETWORK
MORE
  1. VEMALE
  2. /
  3. HOT EVENT

Deby Vinski Dianugerahi Gelar Bangsawan Sri Ratu Nilasari Saraswati

Jum'at, 15 September 2017 10:50 Penulis: Anisha Saktian Putri
Sri Ratu Nilasari Saraswati./Copyright Vemale

Vemale.com - Indonesia merupakan negara yang besar karena memiliki warisan budaya yang sangat kaya. Bahkan Indonesia merupakan negara dengan jumlah kerajaan dan kesultanan yang terbanyak di dunia, yaitu tercatat sudah lebih ada 100 kerajaan/kesultanan yang ada. Dari banyaknya budaya tersebut beberapa orang mendapatkan gelar bangsawan.

Gelar bangsawan pun tak bisa dimiliki sembarang orang. Selain karena keturunan, gelar bangsawan bisa juga didapat seseorang atas jasa dan prestasinya yang istimewa. Seperti Dr. Deby Vinski, MScAA, PhD ini. Perempuan cantik berprestasi ini selalu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Ia juga seorang penasehat Majelis Agung Raja Sultan Indonesia (MARS) yang terdiri dari para raja, sultan, penglingsir dan kepala adat se-Indonesia. Dari jasa dan prestasinya tersebut, ia pun terpilih untuk mendapatkan penghargaan tertinggi dari Yang Mulia Raja Anak Agung Ngurah Ugrasena.

Gelar yang diberikan untuk Dr. Deby Vinski adalah "SRI RATU Nilasari Saraswati" yang merupakan gelar tertinggi dan artinya diberkati dengan kekuatan penuh oleh Tuhan dan dewa alam semesta. Kalau dalam bahasa Indonesia dan bahasa Sansekerta Lontar Istana, artinya Ratu Bidadari Kayangan yang memiliki Inti Kekuatan dari Para Dewa.

Sedangkan Saraswati merupakan nama dewi utama yang sakti dari Dewa Brahma sebagai Dewa Pencipta. Dewi Saraswati merupakan dewi cantik yang menurunkan ilmu pengetahuan kepada manusia yang berguna bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara dalam menjalani kehidupan. "Merasa sangat bangga dengan kekayaan budaya bangsa Indonesia ini," ujarnya.

Hari raya Saraswati sendiri dirayakan tiap 6 bulan (210 hari) sekali yaitu pada hari Sabtu umanis wuku Watugunung. Pada hari Saraswati, Umat Hindu memuja Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewi Saraswati. Dewi Saraswati merupakan simbol dari kekuatan Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam menciptakan/menurunkan ilmu pengetahuan. Kekuatan Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam manifestasinya dilambangkan dengan seorang dewi yang cantik bertangan 4 (empat) dengan memegang alat musik, genitri, pustaka suci, serta bunga teratai.
 
Dr. Deby Vinski dianugerahi gelar ini karena dianggap sangat berjasa luar biasa besar dan mulia dalam perhatian, membantu baik secara moral dan material demi pelestarian Adat Seni Budaya Keraton-Keraton Nusantara.

Selain Dr. Deby Vinski juga yang mendapatkan penghargaan adalah dr. Natasha Vinski yang merupakan putri dari Dr. Deby yang juga CEO dari Vinski Tower (pusat anti-aging dunia). Dr. Natasha menerima penghargaan The Most Esteemed Outstanding Personality Award dari  Yang Mulia Raja Anak Agung Ngurah Ugrasena.

Dokter Natasha merupakan seorang pengusaha aeronautical baik di Indonesia maupun Singapura yang dianggap memiliki kepedulian yang besar dalam budaya, kemanusiaan, kesejahteraan sosial dan pariwisata. Meski berusia muda, Natasha telah 8 tahun aktif dalam kegiatan sosialnya LOVE HUMANITY.

Sebelumnya Dr. Deby Vinski yang pernah meraih berbagai penghargaan internasional atas prestasinya di bidang ilmu pengetahuan seperti Socrates Award dari Oxford Inggris, Award dari Geneva, Swiss, beliau juga pernah mendapatkan gelar bangsawan “Kandjeng Mas Ayu” dan “Kandjeng Mas Adipati” dari Keraton Surakarta yang diserahkan oleh ketua MARS Sinuhun Panembahan Agung Tedjowulan.

Begitu juga dengan dr. Natasha Vinski juga pernah mendapat gelar “Kandjeng Mas Ayu”. Acara di puri Agung kerajaan Singaraja Buleleng berlangsung hikmat dan meriah dibuka dengan welcome dance dan doa. Serta dihadiri juga oleh para raja, Sultan Nusantara dan tamu penting dari berbagai daerah sebagai penghormatan dan silaturahmi kepada Raja Anak Agung Ngurah Ugrasena dan kerabat Puri Agung The Royal Palace Singaraja Buleleng Bali yang sudah dikenal ke manca Negara.

Dr. Deby sendiri ialah lulusan Dresden University di Jerman dan meraih gelar doktornya dari Institute of Bioregulator dan Gerontology Rusia. Semua dicapai dengan prestasi cum laude dan beliau juga dikenal sebagai the Queen of Anti Aging dan merupakan Presiden Badan Akreditasi Anti-Aging Dunia (WOCPM) di Paris yang beranggotakaan 74 negara.

(vem/asp/nda)
KOMENTAR PEMBACA