Sukses

Lifestyle

Mengelola Keuangan Rumah Untuk Berlatih Menjadi Konsumen Pintar

Ladies, namanya perempuan pasti ada saja godaan untuk berbelanja. Kebiasaan ini terkadang terbawa ketika kamu sudah menjadi istri yang mengelola keuangan rumah. Coba perhatikan ada berapa brand yang sebenarnya tidak kamu butuhkan untuk keperluan rumah namun tetap kamu beli? Tanpa kamu sadari, mungkin ada banyak nih.

Kecermatan dalam berbelanja menandakan kepintaran kamu sebagai konsumen lho. Kamu jadi bisa memilah brand mana yang berada di top of mind dan benar-benar dibutuhkan di rumah. Berbanding dengan brand yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan sehingga uang untuk membelinya bisa kamu sisihkan untuk tabungan.

Untuk mempermudah kamu menilai kebaikan sebuah produk, bisa dilihat dari cap Superbrands yang melekat di dalamnya. Superbrands sendiri adalah lembaga arbiter internasional terbesar di dunia untuk brand terkemuka. Agar bisa mendapatkannya, sebuah produk haruslah memiliki kriteria terbaik dan mendapat tanggapan positif dari kamu sebagai konsumennya.

Cermat berbelanja artinya menjadikan kamu cermat mengelola keuangan | Photo: Copyright Thinkstockphotos.com

"Menjadi brand yang teruji dan terpercaya adalah hal untuk untuk perkembangan serta stabilitas sebuah produk," ujar CEO Superbrands, Grandtyana Mayasari, dalam 'Relaunch Superbrands' di bilangan Dharmawangsa, Kamis (19/1).

Dalam menganalisa kepuasan konsumen, Superbrands menggunakan hasil survei yang dilakukan oleh Nielsen, sebuah perusahaan penyedia riset pasar dan kebutuhan konsumen. Dikatakan Hety Riatono sebagai Consumer Insight Director Nielsen Indonesia bahwa predikat Superbrands dimulai dari tanggapan konsumen di lapangan.

Hety dan timnya melakukan wawancara langsung ke rumah-rumah dengan target responden usia 15 - 55 tahun. Menurutnya, ada beragam faktor yang memengaruhi produk yang disukai oleh konsumen."Pengaruh dari luar pasti banyak. Belum tentu konsumen menggunakan produk tertentu, tapi popularitas sebuah brand bisa memengaruhi mind-set mereka," ujar Hety.

Selain itu ada kecenderungan konsumen yang beralih ke media sosial untuk berbelanja. Data dari Nielsen menyebut 53% responden menggunakan media macam ini untuk mencari produk pilihannya. Namun demikian, justru dari media sosial-lah "godaan" belanja sering datang.

Yuk, tamengi diri kamu dengan menjadi konsumen cerdas. Apabila kamu membutuhkan panduan mengenai sebuah produk, Superbrands memiliki kampanye #konsumenpintar yang juga dibantu oleh para buzzer ternama. Dari situ, kamu akan mendapat edukasi sekaligus bisa berbelanja dengan cermat.

(vem/zzu/mim)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading