1. VEMALE
  2. /
  3. CANTIK

Tak Hanya Pikiran, Kulit Ternyata Juga Bisa Alami Stres

Sabtu, 06 Oktober 2018 16:00 Penulis: Evelyn Ochi
Ilustrasi/copyright shutterstock

Vemale.com - Aktivitas dan rutinitas yang kamu hadapi setiap hari ternyata dan membuat pikiran menjadi stres. Selain pikiran, ternyata stres juga dapat berpengaruh pada kondisi kulit. Ada banyak faktor yang dapat membuat kulit menjadi lelah dan stres, di antaranya kurang tidur, terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji, terlalu sering terpapar sinar matahari, polusi, dan juga radikal bebas. Sebelum kondisi kulit menjadi semakin parah, coba cek gejala apa saja yang muncul saat kulit kamu mengalami stres melalui artikel berikut ini!

Kulit Jadi Mudah Kering

Tanda yang paling jelas terlihat saat kulit mengalami stres adalah kondisinya yang mudah kering. Hal ini disebabkan karena meningkatnya hormon kortisol dalam tubuh yang terjadi saat otak mengalami tekanan sehingga kulit menjadi kehilangan kemampuan untuk menjaga kelembapan alaminya. Kulit yang kering bisa menjadi awal munculnya masalah baru, seperti garis-garis halus dan juga keriput. Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kulit yang kering karena stres adalah dengan menggunakan skin care yang aman untuk kulit, seperti memilih cleanser yang mengandung pH rendah atau bisa juga memilih pelembap dengan kandungan hyaluronic acid yang dikenal efektif dalam melembapkan kulit.

Baca Juga: Jangan Disamakan! Kulit Kering dan Dehidrasi Perlu ditangani dengan Cara yang Berbeda

Muncul Keriput dan Garis-Garis Halus

Muncul Keriput dan Garis-Garis Halus/copyright sociolla.com

Secara alami, kulit wajah akan mengalami penuaan seiring bertambahnya usia dan berjalannya waktu. Namun, kondisi kulit yang lelah dan stres akan mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan, seperti kerutan dan garis halus pada wajah. Hormon kortisol yang membuat kulit wajah menjadi kering karena kehilangan kelembapan ternyata juga dapat merusak kolagen dan elastin serta menghambat regenerasi sel kulit yang menyebabkan munculnya tanda penuaan dini. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan pelembap dengan kandungan retinol dan anti-oksidan untuk membantu meningkatkan produksi kolagen dan elastin pada kulit wajah.

Timbul Kemerahan

Gejala lainnya yang muncul ketika kulit mengalami stres adalah rasa gatal, iritasi, hingga timbulnya kemerahan pada wajah. Kondisi ini dikenal dengan istilah ‘ruam stres’. Masalah ini biasanya muncul di beberapa area tubuh, seperti wajah, lengan, dan juga punggung. Ruam stres akan nampak memerah, bahkan mengeluarkan rasa gatal yang disertai dengan sensasi terbakar. Jika kamu kerap mengalami gatal-gatal saat sedang stres, bisa saja kamu sedang mengalami neurodermatitis. Neurodermatitis sendiri merupakan kondisi gatal-gatal pada kulit yang dipicu oleh stres. Masalah ini ternyata juga bisa muncul pada bagian tubuh manapun, termasuk wajah.

Beberapa orang yang memiliki riwayat penyakit kulit, seperti psoriasis atau eksim, rentan kambuh gejalanya saat sedang stres. Ketika mengalami kondisi yang semakin parah, kamu tentu perlu segera berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan pengobatan dan treatment yang tepat.

Baca Juga: Waspada! Selain Berdampak Pada Kesehatan Tubuh, Ternyata Stres Juga dapat Memengaruhi Kondisi Kulit

Kulit Area Mata Menggelap

Kulit Area Mata Menggelap/copyright sociolla.com

Kulit di sekitar mata adalah area wajah yang paling sensitif dan rentan mengalami masalah. Salah satu gejala yang menunjukkan bahwa kulit sedang mengalami stres adalah kulit di sekitar area mata yang menggelap. Selain itu, kondisi ini biasanya juga diperparah dengan membengkaknya kantung mata. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti kurang tidur, terlalu lama menatap monitor atau gadget, atau bisa juga karena dehidrasi. Beberapa langkah yang dapat kamu lakukan di rumah untuk mengatasi area mata yang menggelap adalah dengan mengompresnya menggunakan handuk yang telah direndam air dingin, teh celup bekas, menggunakan krim mata atau eye patch, serta tidur yang cukup.

Sering Timbul Jerawat

Hormon kortisol akan diproduksi oleh tubuh ketika sedang mengalami stres. Kelebihan hormon kortisol dapat mengganggu keseimbangan hormon lain dalam tubuh. Salah satunya adalah dapat menyebabkan kelenjar sebasea menghasilkan lebih banyak minyak terutama pada area kulit wajah. Kelebihan minyak pada wajah ditambah dengan kebiasaan malas membersihkan muka akan membuat sisa makeup serta kotoran akan menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat. Untuk bisa mencegah timbulnya jerawat yang diakibatkan karena kulit yang mengalami stres, kamu bisa secara rutin melakukan eksfoliasi, melakukan double cleansing, dan senantiasa menggunakan sunscreen setiap akan beraktivitas di luar ruangan. Sedangkan untuk mengurangi stres pikiran, kamu bisa melakukan meditasi dan rutin berolahraga.Selamat mencoba!

Baca Juga: Cara Memilih Produk Makeup dan Skin Care untuk Kulit Berjerawat

(vem/sociolla/apl)
KOMENTAR PEMBACA
KapanLagi Dangdut