1. VEMALE
  2. /
  3. CANTIK

3 Penyebab Jerawat Muncul di Area Ketiak, Jangan Lupa untuk Dicatat

Sabtu, 11 Agustus 2018 16:00 Penulis: Andira Kristia
Jerawat di Ketiak/Copyright Shutterstock

Vemale.com - Jerawat merupakan salah satu dari sekian banyak permasalahan kulit yang dianggap mengganggu. Tidak hanya kerap menimbulkan rasa sakit, munculnya jerawat ternyata juga dapat mengganggu penampilan. Selain wajah, jerawat juga lazim muncul pada beberapa bagian tubuh lainnya, salah satunya di area ketiak. Munculnya jerawat di ketiak terkadang memang sangat menyiksa karena area ini termasuk bagian lipatan tubuh yang sensitif. Selain disebabkan kurangnya menjaga kebersihan, munculnya jerawat di ketiak rupanya juga bisa disebabkan oleh tiga hal berikut. Apa saja?

Adanya Penyumbatan Folikel Rambut di Ketiak

Penyumbatan folikel rambut bisa menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat di ketiak. Hal ini dapat terjadi jika kamu terbiasa mencukur bulu ketiak yang tumbuh. Terlalu sering mencukur bulu ketiak dapat memunculkan potensi bulu ketiak tidak dapat tumbuh keluar lagi, melainkan masuk ke dalam epidermis kulit. Hal ini tentunya dapat menghasilkan tonjolan-tonjolan kecil menyakitkan di ketiak yang menyerupai jerawat. Sebelum mencukur, kamu dapat mengoleskan kapas yang telah dicelupkan pada air hangat yang telah dicampur ½ sdt garam pada ketiak kamu. Ini bertujuan untuk melembutkan rambut sebelum dicukur. Selain itu, biasakan juga untuk menggunakan krim cukur yang tebal guna menghindari iritasi kulit saat bercukur. Jika memungkinkan, selalu gunakan pisau cukur baru setiap kali hendak mencukur ketiak, ya!

Baca Juga: Membersihkan Bulu Ketiak, Lebih Baik Dicukur atau Dicabut Ya?

Penggunaan Deodoran yang Berlebihan

Jerawat di Ketiak/Copyright Shutterstock

Selain disebabkan oleh kebiasaan mencukur bulu ketiak, penggunaan deodoran juga dapat berperan menyumbat pertumbuhan folikel rambut. Hal ini disebabkan karena pemakaian deodoran yang berlebihan secara tidak langsung dapat menyumbat pori pada kulit ketiak, yang pada akhirnya menimbulkan jerawat. Selain itu, beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam deodoran juga dapat menimbulkan reaksi alergi hingga menyebabkan iritasi pada kulit ketiak yang ditkamui dengan munculnya jerawat. Pemakaian deodoran yang benar tidak harus digunakan setiap hari, melainkan dibatasi satu hingga dua kali saja dalam seminggu. Selain itu, gunakan deodoran hanya saat kulit kamu benar-benar sudah kering agar penyerapannya lebih maksimal.

Mengalami Hidradenitis Suppurativa

Apabila kamu tidak pernah mencukur bulu ketiak dan menggunakan deodoran, tetapi memiliki jerawat cukup besar di ketiak, bisa jadi kamu sedang mengalami kelainan kulit yang disebut hidradenitis suppurativa. Kelainan kulit ini sering disalah artikan sebagai jerawat karena keduanya memiliki tanda dan gejala yang mirip, di antaranya disertai dengan benjolan berwarna merah berisi nanah yang terasa nyeri. Namun, hidradenitis suppurativa ini sama sekali berbeda dengan jerawat.

Hidradenitis suppurativa merupakan peradangan kronis di kelenjar keringat yang disebabkan oleh infeksi sehingga menimbulkan benjolan berisi nanah dan dapat menyebabkan jaringan parut pada kulit. Ketiak adalah area tubuh yang paling sering terkena penyakit ini. Walaupun tampilannya mirip jerawat, namun benjolan hidradenitis suppurativa biasanya berukuran lebih besar dengan rasa nyeri yang teramat sangat, seperti melepuh dan juga berisi nanah. Jika kamu mulai merasakan hal ini, segeralah kunjungi dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Baca Juga: Kulit Ketiak Gelap dan Membuat Tidak Percaya Diri? Ketahui Dulu 5 Penyebabnya Ini!

(vem/sociolla/apl)
KOMENTAR PEMBACA
Alasan Bella Shofie Tak Ekspos Kehamilannya