1. VEMALE
  2. /
  3. CANTIK

Cari Tahu Tentang Mitos Keriput yang Perlu Kamu Ketahui

Jum'at, 22 Desember 2017 09:00 Penulis: Nisita Widinati
Keriput/Copyright Shutterstock

Vemale.com - Keriput merupakan salah satu tanda penuaan pada kulit yang pasti akan terjadi pada siapapun. Umumnya, keriput mulai terjadi pada pertengahan usia 20-an hingga awal usia 30-an. Saking takutnya dengan keriput, para wanita rela melakukan aneka perawatan wajah yang mampu mencegah atau meminimalisir keriput. Bahkan, mungkin saja info yang didengar langsung dipercaya. Padahal, tidak semua hal yang kamu dengan mengenai keriput itu berupa fakta, lho! Banyak di antaranya yang hanya berupa mitos tentang keriput dan mengakibatkan cara penanganan yang salah. Kalau kamu sendiri, sudah pernah mendengar mitos tentang keriput ini? Supaya tidak salah kaprah, cari tahu kebenarannya dulu, yuk!

Pemilik Kulit Wajah Berminyak, Memiliki Risiko Keriput yang Lebih Kecil

Anggapan bahwa minyak pada kulit dapat menghidrasi kulit dan membuat kamu terbebas dari keriput adalah salah besar. Kulit kering dan kulit berminyak memang memiliki cara aging yang berbeda, tapi bukan berarti yang satu lebih baik dari yang lainnya. Kulit berminyak memang lebih terhidrasi akibat banyaknya kelenjar minyak pada kulit. Tampilan garis-garis halus pada kulit berminyak akan lebih sedikit. Namun, lapisan kulit pada wajah berminyak lebih tebal dibandingkan dengan wajah yang kering. Akibatnya, keriput yang terbentuk pun akan memiliki garis yang lebih dalam.

Keriput Dapat Dicegah dengan Cara Menahan Ekspresi Wajah

Ekspresi wajah/Copyright Shutterstock

Sering mendengar berita dari para selebriti yang berusaha untuk tidak terlalu sering tersenyum? Memang benar, ada gerakan-gerakan wajah tertentu yang dapat menimbulkan kerutan. Perhatikan saja, area smile lines, dahi, dan ujung mata adalah tempat paling umum terjadinya kerutan akibat ekspresi wajah. Tapi, ini bukan berarti kamu akan bebas kerutan jika kamu terus-terusan menahan ekspresi di wajah. Karena sebenarnya, kunci dari pencegahan keriput yang paling baik adalah dengan selalu merawat kulit wajah dengan baik, bukan dengan tidak berekspresi. Kalau kamu mencoba menahan wajah untuk berekspresi, yang ada malah merasa terbatas dan tak mungkin berujung stres, lho.

Baca juga: Jangan Keliru, Ini 5 Mitos Perawatan Rambut yang Sebaiknya Tak Lagi kamu Percaya! 

Orang Bertubuh Kurus akan Mendapat Keriput Lebih Banyak

Berapapun berat badan kamu, tidak ada hubungannya dengan banyaknya keriput yang terbentuk. Kalau ada yang bilang bahwa orang kurus akan berkeriput lebih banyak, hal itu hanya mitos saja! Yang dimaksud di sini adalah saat seseorang melakukan diet dengan penurunan berat badan yang cukup drastis, orang tersebut akan terlihat lebih tua. Tampilan lebih tua ini pun disebabkan oleh volume wajah yang berkurang disertai kulit yang mulai kendur, bukan karena keriput.

Semakin Mahal Harga Krim Anti-aging, Semakin Efektif Pula Khasiatnya

Kamu melihat sebuah produk skin care anti-aging dengan harga yang luar biasa mahal, apa yang ada di pikiran kamu? Kemungkinan besar, kamu akan menganggap bahwa produk tersebut pasti memiliki kualitas yang sangat baik, tak heran jika harganya mahal! Eits, jangan langsung tergiur karena harganya yang mahal ya, ladies! Dari pada memilih produk skin care berdasarkan harga, lebih baik memilih produk berdasarkan kandungannya, bukan? Glycolic Acids, Retinol, Tea Extract, Kinetin, dan Copper Peptides adalah bahan-bahan utama yang bisa kamu cari pada krim anti-aging. Kalau krim kamu sudah memiliki kandungan tersebut, coba gunakan secara rutin terlebih dahulu sambil memerhatikan hasilnya. Tak perlu terburu-buru langsung menghamburkan uang dengan membeli krim yang mahal.

Baca juga: Jangan Langsung Percaya, 5 Hal Tentang Kanker Payudara Ini Ternyata Hanyalah Mitos

Kulit yang Ditarik akan Menyebabkan Keriput

Menarik atau menggosok wajah sering kali dianggap sebagai penyebab keriput. Hal ini tidak sepenuhnya benar, apalagi jika kulit ditarik hanya dalam waktu yang sebentar. Misalnya, saat mengaplikasikan eyeliner, ada beberapa orang yang memiliki kebiasaan menarik kelopak matanya. Hal ini tidak akan memicu terjadinya keriput jika kulit tidak ditarik terlalu kuat. Kulit kita lebih kuat dari itu, kok! Sebenarnya, salah satu penyebab keriput adalah gerakan otot wajah yang dilakukan secara berulang-ulang. Seiring dengan berjalannya waktu, gerakan berulang pada wajah dapat merusak kolagen pada kulit dan menimbulkan garis-garis halus dan keriput pada kult.

(vem/sociolla/apl)
KOMENTAR PEMBACA
Video Skrin.id : Competition Unboxing InTheBox KLN
00:00