KAPANLAGI NETWORK
MORE
  1. VEMALE
  2. /
  3. CANTIK

Sebelum Mencoba Bikini Waxing, Perhatikan Hal Ini

Jum'at, 17 November 2017 10:30 Penulis: Andini Apriliana
Waxing bikini/Copyright Shutterstock

Vemale.com - Waxing merupakan salah satu metode untuk menghilangkan rambut atau bulu yang ada di beberapa area tubuh. Treatment kecantikan yang banyak digemari wanita ini memang diketahui bisa meningkatkan rasa percaya diri karena dapat memberikan efek mulus pada kulit. Selain membuat tampilan kulit jadi lebih bersih, metode penghilang bulu ini juga meminimalisir menggelapnya warna kulit akibat proses bercukur. Meski prosesnya menyakitkan, namun tak sedikit pula wanita yang tetap memilih metode ini karena dianggap lebih efektif dalam menghilangkan bulu-bulu halus di tubuh. Salah satunya bikini waxing, treatment penghilang bulu-bulu halus yang ada di area genital.

Beberapa wanita menganggap kehadiran bulu-bulu halus di area intim merupakan hal yang sangat mengganggu. Selain kerap membuat organ intim lembap, bulu-bulu yang dibiarkan begitu saja juga membuat area kewanitaan jadi bau dan keputihan. Namun, alih-alih untuk mencukurnya dengan pisau cukur, sebagian wanita lebih memilih melakukan bikini waxing. Selain praktis, hasil yang didapatkan pun lebih maksimal dan tahan lama. Nah, jika tertarik untuk mencoba treatment yang satu ini, ada baiknya kamu perhatikan dulu hal-hal berikut sebelum memutuskan untuk melakukannya!

Cek Kondisi Kulit dan Kesehatan

Sebelum memutuskan untuk bikini waxing, ada baiknya kamu mengecek kondisi kesehatan kulit terlebih dahulu. Pasalnya, tidak semua wanita cocok dengan treatment yang satu ini, khususnya bagi pemilik kulit sensitif. Selain itu, penderita diabetes, eksim, psoriasis, dan pemilik sistem kekebalan tubuh yang lemah juga kurang disarankan untuk melakukan treatment ini karena dikhawatirkan akan berisiko mengalami infeksi dan iritasi setelah proses waxing. Sedangkan untuk wanita yang kulitnya masih tergolong namun tetap ingin meminimalisir risiko iritasi pasca waxing, cobalah untuk memilih wax yang berlabel hypoallergenic atau yang bahan dasarnya bebas dari kimia dan pewangi sintetis.

Pilihlah Salon yang Terpercaya

Karena bikini waxing dilakukan pada area intim, prosesnya pun tidak boleh dilakukan di sembarang tempat. Untuk itu, pilihlah salon atau tempat khusus waxing yang terpercaya dan pastinya juga higienis. Selain meminta rekomendasi dari teman, kamu juga bisa mencari review tempat waxing terbaik melalui internet. Apalagi untuk yang baru pertama kali ingin mencoba bikini waxing, kamu perlu memastikan secara detail seperti apa tempat wax yang kamu pilih nantinya. Yang jelas, pilihlah tempat yang lingkungan dan peralatannya bersih.

Cari Tahu Metode Waxing yang Diinginkan

Ada tiga macam metode waxing yang saat ini ada, yakni hard wax, soft wax, dan juga sugar wax. Pada dasarnya, ketiga jenis wax ini sama-sama akan terasa sakit. Namun, tingkatan rasa sakit dan hasil yang didapatkan akan berbeda-beda. Jika kondisi kulit normal dan merasa cukup mampu menahan rasa sakit, kamu bisa mencoba metode hard wax. Proses waxing yang satu ini menggunakan lilin cair sebagai bahan utamanya. Setelah cairan lilin dioleskan ke area intim, lilin dibiarkan hingga mengeras kemudian dicabut hingga tak ada bulu yang tersisa. Lilin yang digunakan pun lilin dengan kualitas terbaik, sehingga tidak akan menempel dan melukai kulit.

Sedangkan pada kulit normal dengan tingkat kesiapan menahan rasa sakit yang sedang, kamu disarankan untuk memilih metode soft waxing yang biasa juga disebut sebagai strip wax. Prosesnya hampir mirip dengan yang hard wax, yakni mengoleskan cairan lilin yang menyerupai madu ke bagian kulit yang bulunya akan dicabut. Setelah itu, lilin akan ditutup oleh selembar kain yang kemudian akan ditarik secara cepat hingga bulu-bulu ikut tercabut. Nah, untuk pemilik kulit cenderung sensitif, kamu disarankan untuk mencoba sugar wax karena dikenal menggunakan bahan-bahan alami, seperti gula, jus lemon, madu dan juga air.

Hindari Melakukan Treatment Saat Haid

Untuk kamu yang sedang haid, melakukan bikini waxing jelas sangat tidak dianjurkan. Terlebih lagi, pada saat hair berlangsung, kulit sedang berada pada masa paling sensitif. Selain akan merasakan ketidaknyamanan, kamu juga berisiko mengalami pendarahan ringan pada kulit. Maka dari itu, ada baiknya treatment ini dilakukan satu atau dua minggu setelah berlangsungnya masa haid.
Hindari Menggunakan Celana yang Terlalu Ketat Seusai Treatment

Satu hal lagi yang perlu kamu ketahui sebelum melakukan bikini waxing, yakni dengan menghindari penggunaan celana ketat atau fit jeans pada saat treatment dan tiga hari setelahnya. Penggunaan bahan yang ketat hanya akan menimbulkan risiko gesekan pada kulit yang baru saja di-wax. Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan rok, midi-dress, atau celana berbahan longgar.

Baca juga: Hindari Berbagai Masalah Kesehatan dengan Memilih Pakaian Dalam yang Aman dan Sehat, Ini Tipsnya!

(vem/sociolla/apl)
KOMENTAR PEMBACA