KAPANLAGI NETWORK
MORE
  1. VEMALE
  2. /
  3. CANTIK

Physical dan Chemical Exfoliant, Apa Perbedaannya? Cari Tahu di Sini

Jum'at, 04 Agustus 2017 09:00 Penulis: Nisita Widianti
Tentang Exfoliant / Copyright Shutterstock

Vemale.com - Salah satu hal yang dapat kita lakukan untuk memaksimalkan penyerapan produk skin care ke kulit wajah adalah dengan mengeksfoliasi wajah secara teratur. Eksfoliasi adalah proses pengangkatan sel kulit mati pada permukaan wajah. Dengan rutin melakukan eksfoliasi, wajah kamu dapat terhindar dari kusam yang disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati. Ada dua jenis eksfoliator, yaitu physical exfoliant dan chemical exfoliant. Kira-kira apa sih perbedaan kedua jenis eksfoliator tersebut? Mana yang lebih cocok untuk kebutuhan kulit? Ayo cari tahu di sini.

Physical Exfoliant

Physical Exfoliant / Copyright Shutterstock

Pada dasarnya, physical exfoliant menggunakan bahan atau alat bantu untuk mengeksfoliasi kulit. Jenis eksfoliator ini membuang sel kulit mati pada permukaan wajah kita dengan cara manual atau digosok. Beberapa contoh alat yang tergolong physical exfoliant adalah sikat, spons, pumice, atau cloth. Sedangkan produk perawatan yang merupakan physical exfoliant dapat dikenali dari teksturnya yang “berpasir” dan terasa kasar di kulit. kamu yang memiliki kulit sensitif sebaiknya menghindari jenis eksfoliator ini. Umumnya, bahan yang digunakan pada physical exfoliant bersifat natural seperti biji-bijian, gula, garam, dan ekstrak tanaman. Jenis biji-bijian yang umum digunakan antara lain biji aprikot, biji anggur, dan biji labu. Ekstrak tanaman yang digunakan pada eksfoliator adalah dalam bentuk bubuk, misalnya: bubuk ekstrak bambu.

Baca juga : Mengenal AHA dan BHA, Kandungan Aktif Dalam Produk Eksfoliasi

Satu hal yang harus kamu ingat, jangan menggosok wajah kamu terlalu kencang ketika menggunakan physical exfoliant. Jika kamu terlalu kasar saat mengeksfoliasi wajah, kulit kamu akan menjadi iritasi dan menipis sehingga dapat membuat bakteri masuk ke kulit kamu.

Baca juga: 5 Rekomendasi Produk Eksfoliasi untuk Kulit Bersih dan Cerah

Chemical Exfoliation

Chemical Exfoliation / Copyright Shutterstock

Jangan dulu panik mendengar kata “chemical”, ya. Chemical exfoliant menggunakan bahan yang bersifat enzimatik. Enzim ini berfungsi untuk mempercepat regenerasi sel kulit sehingga kulit menjadi lebih segar, dewy, dan terlihat lebih sehat. Chemical exfoliant bisa berupa toner, maupun lotion dan biasa digunakan dengan menuangnya di kapas lalu diusapkan lembut ke wajah.

Enzim yang paling umum digunakan pada chemical exfoliant adalah asam sitrat (dapat ditemukan pada buah citrus seperti lemon), asam laktat (didapat dari susu dan beberapa tanaman), dan asam salisilat (berasal dari ekstrak willow bark). Chemical exfoliant dapat mengeksfoliasi kulit kamu dengan sendirinya tanpa perlu kamu gosok. AHA dan BHA adalah bahan yang paling umum digunakan pada chemical exfoliant.

AHA akan cocok digunakan kamu yang memiliki kulit normal/sensitif serta memiliki masalah kulit yang disebabkan oleh matahari, seperti tekstur kulit yang tidak rata atau warna kulit yang tidak rata. Jika kamu memiliki masalah kulit tersebut, kamu bisa mencari produk dengan kandungan asam laktat dan glycolic acid. BHA akan cocok digunakan kamu yang memiliki masalah kulit seperti blackheads, pori-pori besar, dan milia. Jika kamu merasa BHA lebih cocok dengan masalah kulit kamu, cari produk dengan kandungan asam salisilat di dalamnya.

Baca juga: PHA: Kandungan Eksfoliasi Baru untuk Kulit Kering dan Sensitif

(vem/sociolla/apl)
KOMENTAR PEMBACA
Video Skrin.id : Taeyeon SNSD Jatuh & Menangis di Bandara Soetta