Sukses

Lifestyle

9 Tanda Kamu Seorang Perfeksionis Meski Sering Menyangkalnya

Apakah kamu seorang perfeksionis? Orang yang perfeksionis identik dengan memiliki keinginan segalanya bisa serba sempurna. Saat melakukan sesuatu, tak boleh ada salah atau gagal. Semuanya harus perfect, sempurna!

Menjadi orang yang perfeksionis ada plus minusnya. Plusnya kita jadi bisa memastikan semua berjalan dengan baik. Cuma minusnya adalah kadang kita jadi gampang stres kalau ada sesuatu yang berjalan tak sesuai dengan rencana atau keinginan.

- perfeksionis

    n 1 orang yang ingin segala-galanya sempurna; 2 orang yang percaya bahwa kesempurnaan moral dicapai kalau dapat hidup tanpa dosa;

- perfeksionisme

    n 1 watak atau sifat seseorang yang menganggap sesuatu yang tidak sempurna sebagai hal yang tidak dapat diterima; 2 doktrin yang menyatakan bahwa kesempurnaan sifat moral seseorang menunjukkan ketinggian derajatnya; 3 doktrin mengenai ketuhanan yang menyatakan bahwa bebas dari perbuatan dosa adalah tujuan yang akan dicapai di dunia;

(sumber: Kateglo)

Secara umum, ada sembilan tanda jelas seseorang dikatakan sebagai seorang perfeksionis. Coba cek yuk tanda-tandanya, bisa jadi kamu adalah orang yang perfeksionis meski selama ini kamu menyangkalnya.

1. Memandang Sesuatu Secara Saklek

Kalau nggak benar ya salah. Kalau nggak hitam ya putih. Kalau nggak baik ya buruk. Kamu sering melihat sesuatu secara saklek. Bagimu, tak ada yang separuh benar dan salah.

2. Berpikir dan Bertindak Secara Ekstrem

Sebagai contoh, kamu berhasil memenangkan sebuah kuis. Setelah itu, kamu jadi memburu semua kuis yang ada supaya bisa menang. Kalau nggak berhasil juga, kamu akan mencoba terus dengan berbagai cara.

3. Susah Percaya pada Orang Lain

Kamu jarang mendelegasikan pekerjaan pada orang lain. Kamu tak gampang percaya pada orang lain. Kamu lebih tenang jika bisa mengerjakan sebuah pekerjaan dengan tanganmu sendiri, sesuai dengan keinginan dan standarmu.

4. Menetapkan Standar yang Tinggi untuk Diri Sendiri Juga Orang Lain

Kamu selalu berusaha melakukan yang terbaik dan berharap orang lain melakukan kerja keras yang sama sepertimu. Untuk menghindari sebuah kegagalan, kamu rela menetapkan standar yang begitu tinggi.

5. Kamu Selalu Butuh Waktu Lama Menyelesaikan Sebuah Pekerjaan

Bukannya kamu nggak bisa menyelesaikan sebuah pekerjaan. Hanya saja kamu selalu merasa ragu. Merasa ada saja yang belum sempurna. Sehingga kamu terus mengulangi hal yang sama berulang kali sampai mendapat hasil yang benar-benar sesuai standarmu.

6. Selalu Menyusupkan Kata "Seharusnya"

Tak pernah merasa puas. Selalu saja merasa kurang. Setelah selesai menyelesaikan sesuatu pun, kamu selalu berkata, "Ah, seharusnya aku melakukan ini." Kamu terus dihantui perasaan kecewa karena tak melakukan hal yang seharusnya kamu lakukan meski sebenarnya kamu sudah melakukan yang terbaik.

7. Rasa Percaya Dirimu Sangat Dipengaruhi Reaksi Orang Atas Pencapaianmu

Kamu sering merasa insecure. Khususnya soal rasa percaya diri. Kamu baru bisa benar-benar merasa percaya diri jika ada orang yang menghargai atau mengakui prestasi dan pencapaianmu. Jika tidak, kamu akan merasa seperti orang yang tak berguna.

8. Sering Merasa Terganggu dengan Sebuah Kesalahan Kecil

Sebuah kesalahan kecil sudah bikin kamu stres nggak karuan. Alih-alih fokus dan lega dengan sesuatu yang berhasil kamu kerjakan, kamu malah stres dengan satu kesalahan kecil yang sebenarnya sepele.

9. Sering Melewatkan Sebuah Peluang karena Merasa Nggak Mampu

"Aku nggak mahir di bidang ini, jadi buat apa buang-buang waktu?" Kamu sering melewatkan sebuah kesempatan atau peluang karena merasa nggak mampu melakukannya. Kalau kamu sudah nggak yakin dari awal bisa melakukan sesuatu dengan baik, kamu cenderung menghindarinya.

Nah, itu tadi tanda-tanda umum orang yang perfeksionis. Jadi, kira-kira apakah kamu termasuk orang yang perfeksionis, Ladies?

(vem/nda)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading