Sukses

Parenting

Suami Selingkuh, Istri Menolak Gono Gini Rp 12 Triliun

Ladies, tidak ada siapapun di dunia ini yang ingin rumah tangganya hancur. Perceraian masih menjadi masalah yang mengerikan bagi banyak wanita. Perceraian bukan saja memiliki efek secara psikologis, tentu saja juga berpengaruh terhadap materi.

Biasanya pasangan yang bercerai akan memperhitungkan harta gono-gini yang sudah mereka kumpulkan bersama selama menikah. Bahkan ada pula yang mengambil kembali rumah yang dulunya diberikan secara cuma-cuma ketika saling mencinta

Istri triliuner Harold Hamm, Sue Ann keberatan hanya mendapat harta gono-gini sebesar US$1 Miliar atau sekitar Rp12 triliun. Dia meminta 6% dari kekayaan suaminya yaitu US$18 miliar atau sekitar Rp 229 triliun.

Sue Ann Arnall  | foto: copyright nydailynews.com

Seperti dilansir nydailynews.com, Sue Ann berencana mengajukan banding atas harta gono-gini yang didapatnya. Kuasa hukum Sue Ann mengatakan, jumlah uang yang diputuskan oleh pengadilan itu hanya 6% dibandingkan jumlah kekayaan Sue Ann dan suaminya yaitu US$21 miliar.

Harold Hamm adalah CEO Continental Resources Inc selama 20 tahun. Pada 11 November 2014, bos perusahaan minyak itu di perintahkan membayar US$1 miliar dalam proses penyelesaian perceraian dengan istrinya. Kasus ini membuat saham perusahaan Hamm turun 1,6%.

Dalam putusan setebal 80 halaman, hakim khusus Oklahoma, Howard Haralson memutuskan bahwa Hamm harus membayar mantan istrinya itu sebesar US$995,5 juta. Mantan isteri Ham, Sue Ann Hamm, akan memperoleh sepertiga dari angka itu pada akhir tahun ini. Sisanya, di rencanakan bakal dicicil sebesar minimal US$7 juta tiap bulan.

Cek yang ditawarkan Hamm kepada istrinya | foto: copyright nydailynews.com

Setelah itu, dia wajib memberikan US$8 juta per bulan dan dimulai pada Januari 2015. Namun, kuasa hukum Sue Ann menilai jumlah uang itu belum layak.

Sue Ann mengklaim, suaminya telah selingkuh. Selain itu, Sue Ann yakin bahwa perusahaan milik suaminya adalah perusahaan minyak terbesar kedua di Amerika Serikat. Harold mempunyai 60% saham di perusahaan itu.

Harold Hamm | foto: copyright nydailynews.com

Hamm sendiri menilai tuntutan harta gono-gini istrinya tidak masuk akal, karena saat ini harga saham perusahaannya terus anjlok seiring dengan jatuhnya harga minyak global.

Semoga masalah tuntutan harta gono gini ini cepat terselesaikan ya. Dan semua pihak dapat berdamai.

(vem/chi)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading