Sukses

Relationship

5 Cara Mengurangi Sifat Egois agar Jadi Pribadi Lebih Baik

Fimela.com, Jakarta Manusia pasti tidak pernah lepas dari sifat egois. Hampir semua orang memiliki sifat egois dalam dirinya, hanya saja kadar egois yang dimiliki setiap orang berbeda-beda tergantung isi hati dan kepala. Dalam banyak hal, egois sangat tidak baik dalam kehidupan, namun di kala tertentu kita juga perlu menunjukkan sikap egois. Tapi bagaimana caranya agar bisa menunjukkan sikap egois yang tepat dan tidak menjadi terlalu egois sebagai individu? Mungkin sekian cara ini bisa dicoba untuk membuang jauh sifat egois berlebihan.

1. Belajar mendengarkan

Menjadi pendengar yang baik mampu memberikan banyak keuntungan, salah satunya adalah mengikis keegoisan. Dengan mendengarkan dan tidak menyela pembicaraan orang lain, kita secara alami akan diajak untuk belajar sabar, menghargai orang lain, memberika perhatian dan menikmati momen. Kita juga belajar untuk tidak semaunya sendiri, ingin menang sendiri, apalagi merasa paling benar. Banyak hal bisa kita ketahui dari mendengar, termasuk memetik pelajaran dari masalah yang kadang bisa menjadi pelajaran hidup tanpa kita harus mengalaminya sendiri.

2. Mendahulukan kepentingan orang lain

Salah satu sikap menonjol yang dimiliki orang egois adalah mendahulukan kepentingannya sendiri dan mengabaikan kepentingan orang lain. Jika ingin mengurangi sifat egois, berusahalah memiliki kepekaan dan empati di dalam hati dengan cara mendahulukan kepentingan orang lain. Mendahulukan kepentingan orang lain bukan berarti kamu abai dengan kebutuhan dan kepentinganmu sendiri. Misalnya di dalam antrian, jangan menyerobot karena ingin didahulukan, atau ingin lewat duluan padahal masih macet. Memiliki kepedulian dan empati akan membantumu menghargai orang lain.

3. Meringankan beban orang lain

Belajarlah membantu atau menolong meringankan beban orang lain. Dalam hidup, kamu tidak bisa hidup sendiri. Pasti kamu akan butuh orang lain apapun urusannya, mulai dari lahir hingga mati. Memang, kita memiliki kesibukan masing-masing. Jangankan untuk membantu meringankan beban orang lain, tugas dan tanggung jawab diri sendiri saja kadang sering terbengkalai. Tapi tahukah kamu bahwa manusia akan lebih berarti dan bermakna ketika bermanfaat bagi manusia lainnya? Dan salah satu caranya menjadi lebih bermakna sebagai manusia adalah dengan meringankan beban orang lain.

4. Melepaskan sakit hati di masa lalu

Tidak banyak yang tahu bahwa melepaskan rasa sakit hati dari masa lalu juga membuatmu tidak egois lagi. Terkadang orang menjadi sangat egois karena ada banyak kebencian, kemarahan, kecemburuan dan berbagai emosi negatif di hatinya sehingga tidak bisa melihat pentingnya memiliki rasa welas asih atau belas kasih kepada sesama. Itu akan diperparah ketika kita sejak awal memang sudah terbiasa tidak peduli dengan sekitar. Jadi jika ingin tidak egois, coba lihat ke dalam hatimu dahulu, adakah emosi negatif yang masih kamu genggam sehingga kamu tak bisa berbaik hati kepada orang lain.

5. Belajar memaafkan dan bersyukur

Seringkali keegoisan seseorang berasal dari hati yang masih tertutup oleh rasa keduniawian yang tinggi seperti sangat perhitungan dan mudah mengeluh. Orang seperti ini secara alami akan susah memaafkan dan bersyukur terhadap apa yang sudah ia alami dan terima dari semesta. Itu juga yang kemudian membangun pemikiran bahwa kamulah satu-satunya yang harus diutamakan, kamu menginginkan lebih untuk dirimu sendiri. Padahal jika mau memaafkan dan sering bersyukur, kamu tidak akan menjadi seegois itu.

Jadi Sahabat Fimela, jika tidak ingin dikenal dan dicap sebagai orang egois, coba lakukan semua hal di atas.

#Women for Women

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading