Fakta-fakta Tentang Nymphomaniac

Minggu, 17 November 2013 09:13

(c) shutterstock

Vemale.com - Seperti yang sudah ditradisikan oleh masyarakat Indonesia dengan ketimurannya, wanita seakan diharuskan untuk memiliki syahwat yang lebih kecil daripada pria. Hal inilah yang menyebabkan seorang wanita yang memiliki gairah tinggi kemudian dengan mudahnya disebut nymphomaniac oleh masyarakat. But, really, sebetulnya apa, sih, definisi dari nymphomaniac?

Seorang wanita yang memiliki gairah seksual dan inisiatif yang tinggi tentang kehidupan seksual bukanlah nymphomaniac. Istilah ini ditujukan kepada wanita yang memiliki gairah seksual yang terlalu tinggi hingga bersedia melakukan apapun untuk memenuhi hasratnya.

Berikut ini fakta-fakta dari toptenz.net yang mungkin bisa membantu Anda lebih memahami kelainan seksual ini, Ladies.

1. Nymphomaniac hanya ditujukan kepada wanita
Pria memiliki sebutan sendiri jika untuk kelainan seksual yang satu ini yaitu satyriasis. Kedua istilah ini sama-sama berasal dari mitologi Yunani. Nymph berarti dayang-dayang kerajaan yang cantik, sedangkan satyrs adalah mahkluk hutan liar yang memiliki tanduk pendek di kepalanya.

2. Disebabkan oleh terlalu banyak ‘hal baik’
Pada Victorian era di Inggris dulu, nymphomaniac dipercaya disebabkan oleh terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang enak, terlalu banyak cokelat, terlalu banyak memikirikan hal-hal berat, dan membaca novel. Agak aneh, ya, Ladies?

3. Dapat dilihat dari bentuk kepala
Sebuah penelitian mengklaim bahwa penyebab dari kelainan seksual ini adalah terlalu luasnya salah satu bagian otak yang bernama cerebellum. Beberapa orang di bidang seksualitas ada yang masih mempercayai pendapat bahwa Anda dapat mengetahui besar tidaknya cerebellum Anda dengan meraba ukuran tengkorak di belakang telinga Anda.

Oleh: Mazhi

(vem/rsk)






ARTIKEL TERKAIT - PENYAKIT WANITA
 1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  Next  Last 


© 2003-2015 Vemale.com. Hak cipta dilindungi undang-undang.