Sukses

Parenting

Anak 5 Tahun Dipaksa Membuat Surat Perjanjian Tidak Boleh Membunuh

Anak-anak sering menanyakan hal-hal yang dianggap orang dewasa aneh, misalnya tentang pembunuhan, bunuh diri dan sebagainya. Dalam pandangan anak, hal tersebut sebenarnya normal, mereka hanya ingin tahu apa yang mereka dengar atau mereka baca. Namun kadang orang dewasa menganggapnya sebagai ancaman.

Seorang murid perempuan bernama Elizabeth  yang masih berusia 5 tahun dibuat menandatangani sebuah kontrak perjanjian untuk tidak membunuh siapapun di sekolah, baik teman-teman atau guru-gurunya. Hal ini membuat ibu Elizabeth merasa terkejut dan menyesalkan tindakan sekolah putrinya, dilansir oleh Metro.uk.co.

Pihak sekolah ER Dickson membuat surat kontrak itu setelah melihat Elizabeth mengacungkan krayon pada murid lain dan memperlakukan bahwa crayon itu sebagai senjata dengan menarik pelatuknya. Pihak sekolah tampaknya melihat hal itu sebagai ancaman, sehingga membuat Elizabeth harus menandatangani surat kontrak yang dia sendiri tidak paham maksudnya.

Surat yang dibuat Elizabeth | Foto: copyright metro.co.uk

Dalam surat itu, Elizabeth diminta berjanji tidak akan membunuh siapapun bahkan tidak boleh membunuh dirinya sendiri.

"Elizabeth masih berusia lima tahun, sebagian kata-kata di dalam surat itu bahkan belum pernah dia dengar dalam hidupnya," ujar ibu Elizabeth yang tinggal di Alabama. "Anak kami merasa terganggu dan langsung bertanya, 'Ibu, apa itu bunuh diri? Ayah, apa itu bunuh diri?" tambahnya.

Pihak sekolah belum mau berkomentar. Sedangkan di negara bagian Alabama tidak mengizinkan anak di bawah umur menandatangani kontrak secara hukum.

(vem/yel)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading