Ukur Tinggi Badan Anak Dengan Akurat

Sabtu, 27 Juli 2013 21:55

(c) shutterstock

Vemale.com - Terkadang, ketika kita mengukur tinggi badan anak beberapa kali di beberapa tempat yang berbeda seringkali kita merasa bingung. Kira-kira kenapa ya?

Nah, inilah pentingnya mengetahui bagaimana cara mengetahui tinggi badan anak dengan benar.

Wah, kalau punya pengukur tinggi badan sendiri di rumah tentu lebih bisa dijamin keakuratannya ya. Nah, Ladies, kalau memang punya sendiri di rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan nih.

Menurut cdc.gov, pertama, usahakan untuk tidak menaruh karpet atau apapun di bawahnya agar tidak menambah tinggi badan anak. Selain itu, suruh anak untuk melepas sepatu mereka ya, sepatu ini akan mempengaruhi hasil pengukuran juga.

Nah, selain itu, kadang kita tidak memperhatikan aksesoris yang mereka pakai di kepala. Sebelum mengukur tinggi badan, lepas pita atau aksesoris apapun di kepala mereka. Ini akan membuat pengukuran akan jauh lebih akurat.

Selain itu, perhatikan juga posisi kaki anak. Usahakan posisinya lurus, jangan ditekuk. Ini bisa mengurangi hasil pengukuran nantinya. Ternyata, gak cuma kaki nih. Posisi badan juga harus tegak. Jadi, usahakan punggung anak benar-benar menempel ke dinding.

Setelah posisi tubuh anak tegak dan menempel di dinding, pastikan anak menghadap lurus ke depan. Nah, berikutnya tugas ibu nih. Kalau kita mengukur tinggi anak, lihat meteran dengan posisi mata yang sejajar, untuk menghindari kesalahan pengukuran.

Nah, itu tadi beberapa tips yang bisa dilakukan. Selamat mencoba!

Oleh: Septia Ningrum

(vem/tyn)







ARTIKEL TERKAIT - PARENTING DAN BAYI
  • Zevit Grow Sachet untuk remaja

    Kamis, 02 Agustus 2012 14:10

  • Kodomo

    Kamis, 02 Agustus 2012 09:36

  • Kasih Sayang Ibu Pengaruhi Ukuran Otak Balita

    Kamis, 01 November 2012 09:45
    Hasil scan otak balita 3 tahun menunjukkan balita yang mendapat kasih sayang memiliki otak yang lebih besar dan pintar.

  • Anak Yang Tidak Bahagia Lebih Mudah Sakit Parah

    Senin, 19 November 2012 09:34
    Anak-anak yang dibesarkan dengan tingkat stres yang tinggi, mengalami kekerasan fisik atau verbal cenderung lebih mudah sakit dan berusia lebih pendek dibandingkan anak yang bahagia.

  • Efek Negatif Menitipkan Balita di Penitipan Anak

    Senin, 26 November 2012 08:30
    Penelitian terbaru membuktikan bahwa tempat penitipan anak dapat memicu balita mengalami obesitas.

  • Biarkan Ia Bergerak

    Sabtu, 08 Desember 2012 13:44
    Anak-anak selalu aktif bergerak di segala situasi. Untuk energi ekstra yang ia keluarkan pastikan daya tahan tubuhnya tetap terjaga.

  • Jangan Menyerangnya...

    Senin, 10 Desember 2012 09:14
    Remaja punya banyak masalah. Mereka ingin bercerita, tapi kalau orangtuanya bersikap ‘menyerang’, ia malah menjauh...

  • Anak PINTAR = Hidup LANCAR?

    Rabu, 12 Desember 2012 08:00
    Orang bilang punya anak pintar itu enak. Apa benar begitu?

  • Ibu, SAYA DI-BULLY!

    Rabu, 12 Desember 2012 09:52
    Tak ada yang mau buah hatinya menjadi korban bullying di sekolah. Salah satu cara mewaspadainya adalah membuat anak selalu mau bercerita.

  • Anak Puber di Usia 6 Tahun Karena Kegemukan

    Sabtu, 15 Desember 2012 13:30
    Menjelang remaja, anak-anak  biasanya puber di usia 11 hingga 12 tahun, tetapi anak zaman sekarang sudah mengalami puber di usia 6 tahun.

 1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  Next  Last 

© 2003-2014 Vemale.com. Hak cipta dilindungi undang-undang.