Sukses

Parenting

5 Hal Yang Dirasakan Seseorang Ketika Memiliki Anak di Usia Remaja

Biasanya, seseorang akan menikah saat usianya sudah dewasa. Saat usia sudah dewasa, seseorang tentu akan lebih siap menjalani bahtera rumah tangga baik secara fisik maupun psikisnya. Namun, rupanya tidak sedikit orang yang menikah ketika usia mereka masih remaja. Dan karena pernikahan ini, tidak sedikit dari mereka yang akhirnya memiliki buah hati di usianya yang masih sangat muda.

Lorelai dan putrinya Rory. Ibu muda ini melahirkan ketika usianya 16 tahun | Photo: Copyright metro.co.uk

Tapi tahukah Anda, ada beberapa hal yang bisa dirasakan seseorang ketika memiliki anak di usia remaja. Bahkan, beberapa hal ini mungkin hanya dirasakan oleh orang-orang yang memiliki anak di usia remaja saja. Apa sajakah hal tersebut? Dilansir dari laman metro.co.uk, inilah beberapa hal tersebut.

    Anak Menjadi Sahabat Saat Ia Dewasa

    Karena jarak antara usia orang tua dan anak terbilang cukup pendek, ketika anak sudah dewasa, anak bahkan bisa menjadi sahabat dan teman curhat yang baik. Tidak jarang, ibu atau ayah dan anak memiliki hobi serta kesukaan yang sama.

    Anak Mirip Dengan Orang Tua

    Tidak sedikit anak yang sangat mirip ayah atau ibunya ketika ia dewasa. Anak yang lahir dari ibu remaja biasanya akan terlihat seumuran dengan ibu. Apalagi, jika ibu atau ayah masih suka berdandan dan berbusana layaknya anak muda.

    Merindukan Bermain Bersama Sahabat

    Ketika teman-teman atau sahabat seseorang masih sibuk melanjutkan study atau mengejar karirnya dan ia telah menikah serta memiliki buah hati di rumah, hal ini tidak jarang akan membuatnya ingin seperti teman-teman. Ada rasa rindu untuk bermain bersama teman-teman di mana mereka masih sering jalan bersama, menikmati liburan bersama dan menghabiskan malam bersama dengan nongkrong di kafe atau tempat makan favorit.

    Merasa Menjadi Orang Tua Termuda di Sekolah Anak

    Ketika seseorang di usia 16 atau 17 tahun sudah memiliki anak, tentu hal ini akan membuatnya menjadi orang tua yang masih sangat muda bagi sang anak. Dibandingkan dengan orang tua teman-teman anaknya di sekolah, mungkin ia akan lebih muda 7 sampai 10 tahun dari mereka. Tapi ia tak perlu cemas dan minder akan hal ini, menjadi orang tua muda bukan suatu yang buruk kog Ladies. Justru ini adalah penyemangat untuknya agar menjadi yang terbaik bagi putra putrinya di usianya yang masih sangat muda.

    Orang Tuanya Adalah Orang Tua Dari Anaknya

    Seseorang yang memiliki anak di usia yang masih remaja dan merupakan orang tua baru, tidak jarang akan dibantu ibu atau mertua untuk mengurus dan mengasuh anak. Dan hal ini adalah suatu yang wajar karena setiap orang tua menginginkan yang terbaik bagi anak ataupun cucu mereka. Karena peran orang tua seseorang yang sangat dominan saat mengasuh anaknya, sadar atau tidak, orang tuanya juga akan menjadi orang tua bagi anaknya.

Ladies, itulah beberapa hal yang akan dirasakan seseorang ketika memiliki anak di usia belia. Selain hal di atas, hal lain yang juga akan ia rasakan di antaranya adalah ia ingin jalan-jalan bersama anak, anak akan dengan mudah mengingat masa muda seseorang tersebut dan banyak orang yang menganggap seseorang tersebut masih single dan belum menikah. Meski begitu, menjadi orang tua di usia remaja adalah suatu hal yang membanggakan sekaligus menarik. Tidak sedikit orang tua yang masih muda dan memiliki anak di usia remaja menjadi orang tua yang sukses dalam mendidik dan menjaga anak-anaknya. Semoga informasi ini bermanfaat ya. :)

(vem/mim)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading