Sukses

Parenting

6 Tipe Teman yang Harus Diwaspadai oleh Anak Anda

Pergaulan bisa memberi dampak positif sekaligus negatif dalam tumbuh kembang anak. Memilih-milih teman mungkin terlihat sebagai tindakan egois. Tapi bersikap selektif itu juga penting demi kebaikan anak Anda sendiri. Nah, sebagai orang tua, Anda perlu memberikan nasihat tentang dunia pergaulan yang dihadapi anak Anda.

Anda perlu memberi penjelasan tentang enam tipe teman yang perlu diwaspadai oleh anak Anda. Dilansir dari huffingtonpost.com, memberi pengertian tentang memiliki lingkaran pergaulan yang baik itu penting agar tak ada masalah yang muncul di masa yang akan datang.

    Teman yang Menang Sendiri

    Teman seperti ini hanya akan mementingkan diri sendiri dan tak mempedulikan orang lain. Anda perlu memberi pesan anak Anda bahwa tipe teman seperti ini mungkin hanya akan berada dekat dengan Anda ketika ia membutuhkan. Tapi ketika ia sedang tidak membutuhkan, anak Anda bisa langsung dijauhi.

    Teman yang Selalu Berpikiran Negatif

    Ingin anak Anda tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter positif? Bantulah anak Anda untuk bisa bertemu dengan teman-teman yang sama-sama memiliki motivasi dan energi positif untuk menjalani hidup.

    Teman yang Hanya Mau Memanfaatkan

    Saat di sekolah, anak Anda mungkin akan menjumpai seorang teman yang hanya mau dekat dengan anak Anda saat ia sedang membutuhkan sesuatu saja. Tipe teman seperti ini akan menyakiti perasaan anak Anda dan membuatnya seolah tak dihargai. Kalau anak Anda bercerita bahwa ia memiliki teman yang tak menyenangkan, berikan nasihat bahwa itu semua adalah cara untuk membuat anak Anda bisa lebih kuat dan dewasa.

    Teman yang Suka Mengejek

    Seorang anak bisa memiliki kebiasaan mengejek saat ia bergaul dengan teman yang lihai mengejek. Percaya atau tidak, kebiasaan mengejek ini bisa sangat menular. Bantulah anak untuk bisa membentengi dirinya dari teman yang memiliki kebiasaan buruk.

    Teman yang Jahat

    Teman yang suka mem-bully, mengambil hak orang lain, bahkan menyiksa bisa membuat anak Anda mengalami ketakutan dan trauma. Bahkan tipe teman seperti ini bisa mendikte anak Anda untuk melakukan sesuatu yang buruk. Berikan pengertian dan solusi agar anak Anda bisa membentengi diri mereka dari teman yang memberi pengaruh buruk.

    Teman yang Selalu Meminta Belas Kasihan

    Seorang anak bisa merasa terbebani dengan hadirnya seorang teman yang selalu meminta belas kasihan. Bukan kewajiban anak Anda untuk memenuhi semua yang dibutuhkan oleh temannya, meskipun saling menolong dan membantu itu perlu dan penting. Seorang teman tidak seharusnya selalu membebani temannya yang lain.

Melarang anak Anda untuk bergaul dengan si ini dan itu bisa membuatnya merasa terkekang. Jadi Anda lebih baik memberikan arahan dan nasihat bahwa ada banyak tipe teman yang ada di luar sana. Dan bergaul dengan semuanya boleh-boleh saja, asalkan anak Anda bisa tetap menjaga diri mereka dan mengembangkan diri mereka dengan lebih positif.



(vem/nda)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading