Sukses

Parenting

Pendidikan Seks Untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Pentingkah?

Selama ini, pendidikan seks hanya diutamakan untuk anak dan remaja yang kondisi mentalnya normal. Banyak orang yang mengesampingkan posisi anak-anak berkebutuhan khusus dalam kehidupan seks. Apakah pendidikan seks benar-benar tidak penting untuk anak berkebutuhan khusus?

Melihat perkembangan pemikiran dan mental mereka, memang banyak orang yang akhirnya berpendapat bahwa mereka takkan bersentuhan dengan dunia seks. Karenanya, banyak pihak yang menganggap informasi tentang seks tak perlu disampaikan pada mereka. Kita lupa bahwa mereka juga manusia biasa yang tak bisa lepas dari fitrah yang satu itu.

Sebagaimana disampaikan Sweeney (2007) dalam penelitiannya, pendidikan seks adalah kewajiban yang harus kita berikan pada anak dan remaja, tanpa kecuali. Semua orang bertanggung jawab menyampaikannya, termasuk pada anak-anak berkebutuhan khusus. Pasalnya, anak-anak berkebutuhan khusus pun pastinya akan mengalami perkembangan fisik dan mental menuju kematangan. Jika dia tidak mendapatkan pendidikan seksual yang cukup, masalah yang lebih besar justru akan timbul dalam masyarakat.

Namun tentu saja pola pendidikan seks yang diberikan pada anak berkebutuhan khusus takkan sama dengan anak-anak reguler. Perlu pendekatan yang lebih intensif dan privat agar mereka bisa memahami informasi yang harus mereka ketahui. Mungkin saja, pendidikan seks untuk mereka memang lebih tepat jika disampaikan oleh orang-orang yang sudah ahli menangani anak berkebutuhan khusus, agar hasil yang diperoleh pun juga maksimal.

 

Oleh: Pelangi Permatasari

(vem/riz)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading