Sukses

Beauty

Tips Aman Mencegah Iritasi Saat Mencukur Rambut Kemaluan

Rambut kemaluan memang sangat mengganggu dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman jika terlalu panjang. Tak hanya itu, rambut kemaluan seringkali menjadi tempat berkumpulnya kuman bila tidak dijaga kebersihannya. Tetapi, apakah mencukur rambut kemaluan adalah cara terbaik sekaligus sehat?

Untuk menghilangkan rambut kemaluan ada berbagai cara yang bisa dilakukan, terutama bagi para wanita, seperti waxing atau menggunting rambut kemaluan secara rutin. Perlu diketahui, bahwa mencukur area kemaluan dapat menimbulkan rasa sakit, jika dilakukan dengan cara yang salah.

Berbagai risiko pun dapat dialami, seperti terluka atau terjadi iritasi saat rambut mulai tumbuh kembali. Namun, jika ingin mencukur rambut kemaluan sebaiknya Anda harus menguasai dengan benar bagaimana mencukur yang tepat untuk meminimalisasi rambut tumbuh ke arah yang salah dan kulit menjadi kasar. Berikut adalah caranya:

Ditinjau oleh: dr. Tri Ari Wibowo

Sumber: MeetDoctor

(vem/feb)

Pembersihan dan pengelupasan kulit

Sebelum mulai mencukur rambut kemaluan sebaiknya, lakukanlah pembersihan dan pengelupasan kulit. Tujuannya, agar tidak terjadi iritasi setelah bercukur. Setelah itu jangan lupa untuk membersihkan permukaan kulit yang akan dicukur untuk mengangkat sel kulit mati.

Proses pengelupasan kulit ini dapat dilakukan dengan bantuan olesan yang terbuat dari campuran gula dan juga minyak almond yang berupa scrub. Scrub dapat membantu untuk melembutkan kulit dan rambut kemaluan, sehingga akan mudah untuk dicukur bersih tanpa menyebabkan iritasi atau rasa sakit.

Mandi air hangat

Setelah mandi dengan menggunakan air hangat, Anda baru dapat mencukur rambut kemaluan Anda. Hal itu dikarenakan air hangat dapat membuat kulit menyerap uap panas sehingga kulit area kemaluan akan melunak saat akan dicukur.

Namun, jika Anda perlu mencukur tanpa mandi terlebih dahulu, maka tutupi area kemaluan menggunakan kain yang sudah direndam dengan air hangat. Air hangat akan membuka pori-pori di sekitar folikel rambut, sehingga rambut lebih mudah lepas dari akarnya saat dicukur.

Gunakan Pisau Dan Krim Cukur

Gunakanlah pisau cukur yang tajam dan bebas karat untuk mencukur rambut kemaluan. Mencukur rambut dengan pisau cukur yang tumpul hanya akan memperbesar kemungkinan terjadinya iritasi dan benjolan-benjolan kecil di permukaan kulit.

Gunakan gel atau krim cukur yang sejuk dan bersifat melindungi.
Hal itu bertujuan agar pertumbuhan rambut tidak terbalik terutama bagi Anda yang memiliki kulit sensitif. Carilah krim cukur yang mengandung oatmeal untuk melindungi dan menyejukkan kulit dari iritasi, kulit kering serta ruam.

Menggunakan bahan alami

Selain pilihan krim dengan kandungan bahan tersebut, menggunakan minyak kelapa yang lebih mudah diperoleh juga dapat menjadi alternatif pelembab dan pelindung. Namun, perhatikan adanya reaksi berupa timbulnya jerawat. Jika hal ini terjadi, segera hentikan penggunaannya.

Cukurlah rambut kemaluan sesuai dengan arah pertumbuhannya. Namun, sebelumnya pendekkanlah terlebih dahulu  rambut kemaluan, menggunakan gunting. Jika rambut kemaluan bertumbuh ke bawah, mulailah dari bagian atas dan cukur ke bawah.

Potong terlebih dahulu rambut kemaluan dengan mengguntingnya sebelum mencukur bersih.
Nah, itu dia tips sehat mencukur rambut kemaluan yang aman agar tidka timbul iritasi yang malah akan mengganggu kenyamanan organ intim Anda. Yuk diterapkan, Ladies.

Ditinjau oleh: dr. Tri Ari Wibowo

Sumber: MeetDoctor

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading