Sukses

Lifestyle

Kenapa LDR Begitu Berat? #TanyaSETIPE

Saya sedang menjalani hubungan jarak jauh dengan pacar saya, apa yang harus saya lakukan agar LDR ini tidak terlalu berat bagi saya dan pacar.

-oOo-

Dear Vemale,

Nama saya D, umur 21 tahun dari Palangkaraya. Saya sudah menjalani hubungan dengan cowok yang sebaya lebih kurang 4 tahun. Dia tipikal cowok yang baik, dewasa, tapi cuek dan kurang romantis. Sejauh ini hubungan kami berjalan cukup baik, meskipun dulu diusia hubungan yang ke 2 tahun dia melakukan kesalahan yang tidak akan pernah saya lupakan. Dia selingkuh dengan teman masa SMP-nya. Padahal pada waktu itu kami sedang menjalani masa break karena beberapa masalah, jadi kami butuh waktu untuk introspeksi masing-masing.

Sebenarnya saya sangat kecewa, tapi karena banyak hal yang saya pertimbangkan, apalagi keluarga kami sudah saling kenal, saya tetap menerima dia kembali. Tahun ketiga hingga masuk keempat tahun ini, kami memang tidak menemui permasalahan yang berarti dan hubungan berjalan seperti biasa.

Dan sekarang, kami LDR karena penempatan kerja berbeda. Memang sih, sekarang dia sudah mulai berubah, nggak secuek dulu lagi dan sekarang dia juga berani membicarakan hal-hal serius tentang rencana masa depannya bersama saya. Jujur, sikapnya itu membuat saya sedikit tenang walaupun LDR.

Tapi saya punya masalah baru. Di tempat baru ini saya bertemu lagi dengan kakak kelas waktu sekolah dulu. Dan kakak kelas saya itu dulunya pernah menyatakan perasaan waktu sekolah, tapi waktu itu saya sudah pacaran dengan pacar saya yang sekarang. Dan yang membuat saya terkejut, ternyata dia masih menyimpan rasa ke saya (saya tahu dari temannya). Tapi saya pura-pura tidak tahu dan bersikap biasa.

Selama di sini, kakak kelas saya itu memfasilitasi dan membantu saya dalam hal apapun. Pokoknya membuat saya yang awalnya tidak betah di tempat baru jadi nyaman. Perhatian yang diberikan kakak kelas itu tidak pernah saya dapatkan dari pacar saya. Dan kesalnya, sejak kerja, pacar saya mulai jarang meluangkan waktu untuk sekedar menghubungi. Ditambah lagi, kakak kelas ini sering memberi kejutan-kejutan yang membuat saya bertambah nyaman.

Nah.. sekarang saya bingung, saya mulai merasa tidak nyaman dengan pacar saya. Saat ada waktu luang, seharusnya itu menjadi momen penting untuk kami, tapi lebih sering jadi media pertengkaran karena hal-hal sensitif. Padahal sebenarnya saya butuh dia untuk curhat ini itu tentang tempat baru atau mendengarkan ceritanya di tempat barunya. Tapi dia jarang ada waktu untuk itu. Saya suka galau sendiri karena itu. Terkadang terbesit keinginan untuk mengakhiri semuanya, tapi sudah terlalu banyak yang saya lalui bersamanya..

Apa yang harus saya lakukan untuk menghadapi situasi seperti ini?

Terima Kasih 

(vem/setipe/apl)

Analisa Tim Setipe

Halo, D. Apa kabar? Terima kasih sudah berbagi cerita dengan SETIPE. Kalau dianalisis dari cerita Anda, sepertinya sudah tidak ada masalah tentang kondisi Anda dan si dia yang LDR. Justru Anda merasa tenang karena memiliki pandangan yang sama untuk ke depannya. Hanya saja sekarang kondisi hubungan kalian sedang ada celahnya. Dia sedang sibuk sementara ada orang lain yang masuk. Masalahnya, orang baru itu punya apa yang pacar Anda tidak punya, waktu dan kedekatan fisik misalnya. Nah di sini Anda merasa kalau si teman lebih bisa diandalkan daripada pacar. Lalu sikap apa yang tepat ya?

Solusi Setipe

Kalau sedang merasakan kebimbangan itu, simak yuk apa saja yang dapat Anda lakukan untuk menyelamatkan hubungan Anda dan dia.

[bullet]

[title]Saling Memahami[/title]

[content]Sebenarnya, kunci utama dari LDR adalah komunikasi yang baik. Tapi kalau dari cerita Anda, kalau pacar Anda sudah tidak cuek tapi semenjak kerja jadi jarang menghubungi. Coba Anda cari tahu dulu apa penyebabnya. Mungkin saja dia memang sibuk bekerja. Anda bisa coba dengan menghargai pacar Anda saat dia menghubungi Anda. Jangan memaksakan apa yang tidak ingin dia lakukan, seperti curhat tentang tempat barunya. Bisa jadi kan dia menghubungi Anda karena benar-benar kangen dan tidak ingin membahas hal yang kurang penting.[/content]

[title]Menjaga Komitmen[/title]

[content]LDR dibangun atas komitmen bersama. Jadi, jika ingin terus bertama seharusnya dilakukan bukan dengan sebelah pihak saja. Jangan sampai adanya orang lain di hari-hari Anda membuat Anda lupa sama komitmen yang sudah dibuat, apalagi jadi membanding-bandingkan si pacar dengan orang baru ini. Kalau terus membandingkan, ujungnya Anda akan selalu menyalahkan kondisi si pacar yang tidak ada dan bertengkar karena hal kecil. Mari sejenak Anda mengingat kembali pondasi dari hubungan kalian, yaitu, komitmen.[/content]

[/bullet]

Ingat ya, kedua hal di atas harus dilakukan dengan porsi yang tepat. Anda juga harus tau kapan perhatian Anda dibutuhkan, kapan Anda harus menahan diri. Sebaliknya, Anda juga bisa bilang ke si pacar kalau Anda ingin diperhatikan dan lain-lainya. Dengan begitu, LDR Anda akan lancar dan selamat sampai tujuan begitu juga dengan tujuan keseriusan Anda dengan dia.

-oOo-

Buat Anda yang ingin curhat tentang cinta, tim psikolog dari Setipe.com siap membantu. Boleh banget kirim curhatan Anda ke redaksivemale@kapanlagi.net dengan subjek email CURHAT VEMALE. Sertakan nama, usia dan kota tempat tinggal. Yuk curhat.. gratis dong..

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading